Sidang Gratifikasi APBD Riau

Iwa : Anas Jamin Perpanjang Pemakaian Mobnas DPRD Riau

Rabu,04 November 2015 | 16:22:13 WIB
Iwa : Anas Jamin Perpanjang Pemakaian Mobnas DPRD Riau
Ket Foto : Para saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK RI disumpah di Pengadilan Tipikor pada PN Pekanbaru, Rabu (4/11/2015).

PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Sidang kasus dugaan penyuapan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah  Riau tahun 2014-2015 dengan terdakwa Ahmad Kirjauhari selaku mantan anggota DPRD Riau kembali digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu (4/11/2015)

Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Saksi yang dihadirkan berjumlah 6 orang. Saksi-saksinya, yakni Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Noviwaldy Jusman, mantan anggota DPRD Riau Iwa Sirwani, Emrizal selaku staf perlengkapan DPRD Riau, Hikmani kepala sekolah Bina Insan Siak Hulu, Kepala Biro Administrasi Provinsi Riau Ayub Khan dan Eli Suryani mantan anggota DPRD Riau 2009-2014.

Saksi yang pertama, Noviwaldy Jusman yang saat itu menjadi Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) mengatakan, tidak mengikuti pembahasan disahkannya APBD. "Saya tak ikut dalam pembahasan, karena setelah saya tau tidak pas jadi saya tidak ikut banggar," kata Noviwaldy.

Selain itu, para saksi juga mengaku Annas Maamun selaku Gubernur saat itu memberikan jaminan kepada mereka mobil dinas yang dipinjamkan ke anggota Dewan akan diperpanang masa pemakaiannya.

Mobil dinas (Mobnas) seharusnya dikembalikan pada 6 September 2014, karena masa jabatan anggota Dewan 2009-2014 berakhir. "Saat itu, kami belum mengembalikan mobilnya karena kami mendapatkan jaminan dari pak Annas pemakaian mobil dinas akan diperpanjang. Namun pada bulan November, setelah saya melihat berita di media saya mengembalikan mobil tersebut," kata Iwa Sirwani.

Untuk diketahui, sebelumnya Gubernur Riau non aktif, Annas Maamun ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyuapan dana APBD oleh KPK RI. Annas diduga menyuap anggota Dewan Provinsi Riau periode 2009-2014 agar APBD-P 2014 dan APBD murni 2015 segera disahkan.(vir)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY