Korban Tewas Mengenaskan

Dua Penculik Guru Besar Universitas di Sumbar Ditangkap

Rabu,11 November 2015 | 21:09:31 WIB
Dua Penculik Guru Besar Universitas di Sumbar Ditangkap
Ket Foto : Dua tersangka penculik Guru Besar Universitas di Sumbar, Prof Dr Yurva Sayudi (72) ditangkap Polresta Pekanbaru

PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Polresta Pekanbaru berhasil meringkus dua orang pria yang diduga sebagai pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Kedua pelaku, Indra Jaya alias In Pincang (37) dan Si Jon alias Jon Perawang (43), diringkus saat berada di Jalan SM Amin, Selasa (10/11/2015) sekitar pukul 16.00 WIB. Pada saat itu, tim opsnal sedang melakukan patroli di sekitaran Jalan Soekarno Hatta dekat Pasar Pagi Arengka. Kemudian, tim melihat dua orang pria yang diduga sebagai pelaku kejahatan dengan modus hipnotis.

Pelaku yang mengendarai mobil, berhenti dan menaikan seorang pria yang berumur sekitar 50 tahun. Lalu, mobil yang dikendarai pelaku melaju ke Jalan Tuanku Tambusai dan berhenti di dekat simpang Jalan Srikandi. Merasa curiga, tim langsung melakukan penyergapan terhadap kedua pelaku. Namun, saat itu pelaku berusaha kabur melarikan diri dengan cara memundurkan mobilnya dan berusaha kabur.

Sebelum akhirnya pelaku diamankan oleh tim opsnal dan saat dilakukan introgasi diketahui bahwa laki-laki yang berumur sekitar 50 tahun yang naik ke dalam mobil tersebut adalah korban hipnotis. "Setelah dilakukan pengembangan, diketahui bahwa kedua pelaku merupakan DPO Polresta Padang dengan kasus curas, satu pelaku sudah diamankan di Polres Padang dan satu pelaku lagi masih DPO," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Aries Syarif Hidayat.

Kedua pelaku tega menculik seorang guru besar di salah satu Universitas di Sumatera Barat, Prof DR Yurva Sayudi (72). "Pelaku menculik korban di Sumatera Barat dan membawanya ke Pekanbaru. Selama dalam perjalan, pelaku menganiaya korban dan setiap berjumpa ATM pelaku mengambil uang korban dan mentransfernya," ungkap Aries.

Setelah para pelaku berhasil menguras habis uang korban, pelaku pun membuang korban di Kecamatan Tapung. Saat dibuang korban sudah meninggal dunia secara mengenaskan dan dalam keadaan tangan terikat.

"Untuk saat ini, kita akan melakukan koordinasi dengan Polres Padang dan menyiapkan berkas-berkas serta barang bukti berupa satu unit mobil yang diduga digunakan pelaku untuk membawa korban akan dilimpahkan ke Polres Padang," pungkas Aries.(vir)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY