Tuntut Rekannya Dibebaskan Polisi

Mahasiswa Cegat Bus dan Menolak Dipulangkan

Senin,30 November 2015 | 17:55:26 WIB
Mahasiswa Cegat Bus dan Menolak Dipulangkan
Ket Foto : Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono berdialog dengan mahasiswa yang menolak dipulangkan, Senin (30/11/2015).

PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Setelah diundur beberapa hari akhirnya mahasiswa penggembira kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-29 dipulangkan ke daerah asal masing-masing menggunakan bus yang disediakan. Namun, ada sebagian mahasiswa yang menolak dipulangkan lantaran 8 orang temannya yang belum dibebaskan Polresta Pekanbaru dan Polda Riau.

Menurut pantauan jurnalmetronews.com, panitia sudah menyiapkan 10 unit bus untuk mengangkut sekitar 400 orang mahasiswa penggembira HMI, Senin siang. Namun, ketika bus hendak berangkat rombongan mahasiswa asal Sulawesi Barat dan Sulawesi Timur menjegatnya dan meminta penumpang turun. Lantas saja perlakuan mereka membuat polisi yang mengawal keberangkatan mereka menjadi marah. "Kalau kalian tak mau pulang tidak apa, tapi nanti kalian cari sendiri busnya. Kalian pikir mudah mencari bus," kata Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Senin (30/11/2015) siang.

Setelah Putut mengatakan hal tersebut, massa sempat mundur tetapi mereka maju lagi dan menggunakan pengeras suara dan bernyanyi. Padahal, saat itu sedang adzan Zuhur. Hal itu membuat suasana semakin panas. "Jangan pakai pengeras suara, ini sedang adzan," ujar Putut kepada massa yang membandel.

Selain itu, dalam orasinya jika kedelapan teman mereka saat ini sedang diperiksa Polresta Pekanbaru dan Polda Riau, karena kedapatan membawa senjata tajam tidak dibebaskan saat ini juga, mereka mengancam akan melakukan pemblokiran jalan. "Selama kongres HMI baru kali ini polisi mencampuri kami," jelas salah seorang mahasiswa.

Sebelumnya jajaran Kepolisian Daerah Riau menetapkan 8 tersangka dari oknum peserta Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (Indonesia) ke-29 yang kedapatan membawa senjata tajam jenis badik dan anak panah. Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Aries Syarif Hidayat didampingi Direktur Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Rifai Sinambela mengatakan ke delapan tersangka diamankan petugas dari razia yang digelar disejumlah lokasi pada Senin (23/11/2015).

Ia menjelaskan razia tersebut dilakukan di 3 lokasi, yakni Gelanggang Olahraga Remaja Pekanbaru, Komplek MTQ Pekanbaru dan Kampus Unri Gobah. Hasilnya empat tersangka diamankan dari GOR Remaja dan empat lainnya dari Kampus Unri Gobah. Keempat tersangka yang diamankan di Unri Gobah yakni MA, Y, ML dan AY. "Selanjutnya yang diamankan di GOR Remaja HA, JS, AK dan DA," jelas Kombes Aries.

Seluruh tersangka diketahui berasal dari Sulawesi dan satu diantaranya berasal dari Ambon.Saat ini seluruh tersangka diamankan di Mapolda Riau guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (vir)
 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY