Advetorial Pemprov Riau

Pemprov Riau Buat Terobosan Pariwisata Berbasis Budaya

Jumat,04 Desember 2015 | 14:54:44 WIB
Pemprov Riau Buat Terobosan Pariwisata Berbasis Budaya
Ket Foto : Plt Gubri saat wawancara dengan media nasional di Candi Muara Takus, belum lama ini.

Provinsi Riau merupakan daerah yang kaya dengan sumber daya alam, seperti perkebunan kelapa sawit dan migas. Akan tetapi, potensi sumber daya alam tersebut akan habis jika terus digerus.

Untuk itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, Provinsi Riau harus membuat terobosan baru yang dapat mengangkat perekonomian daerah, yakni dari sektor pariwisata. Apalagi dalam rangka menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Pemerintah Provinsi Riau mulai melebarkan sayapnya pada sektor pariwisata yang berbasis budaya. "Kita perlu buat terobosan baru dalam menghadapi MEA ini," ungkap Arsyadjuliandi
Rachman yang disapa dengan panggilan Andi Rahman ini.

Plt Gubri yakin Provinsi Riau ke depan akan menjadi lokomotif bagi Indonesia bagian barat, sebagai pusat perekonomian. Selain itu, Andi mengajak agar semua pihak untuk menjadikan Riau sebagai negeri tamadun. "Hal ini selaras dengan tema HUT Riau, yakni The Homeland Of Melayu, sebagai tekad sungguh-sungguh mewujudkan visi misi Riau sebagai pusat ekonomi dan kebudayaan Melayu di Asia Tenggara," ujar Andi.

Dalam rangka mewujudkan tekad itu, sebagai daerah pariwisata yang berbasis budaya, Plt Gubri pernah melakukan peninjauan objek wisata cagar budaya nasional Candi Muara Takus di Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, belum lama ini.

Di sela-sela peninjauannya, Plt Gubri melakukan aktifitas wawancara bersama TV nasional Jakarta, dalam wawancaranya Plt Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, Hari jadi Pemprov Riau ke-58 bertema pariwisata berbasis budaya, Riau the Home Land of Melayu atau Riau tumpah darah tanah Melayu.

''Budaya di Provinsi Riau merupakan modal untuk mengembangkan pariwisata.  Hal ini memiliki multi player efek sangat besar bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya baik dari segi ekonomi dan wawasannya,'' katanya.

Candi Muara Takus merupakan cagar budaya nasional Indonesia. Tempat ini menjadi salah satu objek wisata terkenal di Riau, bahkan Indonesia. Candi ini terletak sekitar 128 kilometer dari Pekanbaru, arah ke Sumatera Barat (Sumbar). ''Tugas dari pemprov Riau untuk mendukung candi Muara Takus, yaitu mempersiapkan infrastruktur baik yang di sekitar objek wisata dan jalan yang
menuju tempat objek wisata dan Pemprov Riau di tahun 2015 ini sudah mempersiapkan Detailed engeering design (DED) untuk jalan dan pengembangan di sekitar candi,'' ungkap Plt Gubri.

Disampaikan Plt Gubri, peluang di sektor wisata berbasis budaya harus diambil, karena Provinsi Riau mempunyai berbagai objek wisata, seperti Candi Muara Takus, Istana Siak dan yang lain tersebar di seluruh kabupaten/kota. Menurut Andi Rachman, untuk mengangkat potensi besar dalam bidang pariwisata tersebut, perlu gencar dilakukan pemasaran. Masih banyak wisata-wisata Riau yang belum dikenal masyarakat luas, karena kurangnya promosi. "Wisata kita tak kalah dengan negara lainnya. Riau punya keunggulan," ujarnya.

Andi mengingatkan Provinsi Riau tidak boleh minder dan harus optimis, oleh karena itu infrastruktur terus dipersiapkan. Untuk mendukung program pariwisata berbasis budaya ini juga sosialisasi harus terus digencarkan ke pemerintah daerah, bahkan sampai ke lurah dan kades. (Advetorial Pemprov)

 

Plt Gubri hadir sekaligus membuka acara pameran pergelaran seni se-Sumatera

 

Plt Gubri Launching Cerita Baru Center

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menghadiri launching Cerita Baru Center yang dikemas secara sederhana di Kantor Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, baru-baru ini.

Cerita Baru Center merupakan pusat promosi pariwisata terpadu, sebagai sarana bagi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riau melakukan pomosi berbagai potensi wisata di Provinsi Riau. Launching ini ditandai dengan pembukaan tirai selubung oleh Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riau, Kepala Dinas Perhubungan Riau Rahmat Rahim, Ketua PHRI, tokoh masyarakat Riau dan undangan lainnya.

Plt Gubernur Riau mengatakan, Provinsi Riau sebenarnya memiliki potensi wisata yang tak kalah dengan daerah lainnya di Indonesia, hanya saja Riau selama ini belum maksimal dalam melakukan pengelolaan. "Kita masih malu-malu selama ini, ini juga dikarenakan kita masih terpaku pada keberadaan Sumber Daya Alam dari pertambangan, minyak dan lainnya," kata Plt Gubri.

Plt Gubri membuka tirai selubung saat peresmian Cerita Baru Center 


Andi Rachman memaparkan, pengembangan potensi wisata di Provinsi Riau saat ini juga merupakan dalam rangka persiapan Provinsi Riau menyonsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), karena daerah lain pada umumnya menjadikan wisata sebagai promosi utama. "Aceh, Malaysia, Thailand dan lainnya, saat ini juga sudah semakin menggencarkan promosi wisata di daerah dan negara masing-masing," katanya.

Karena itu, Plt Gubri mengimbau kepada Dinas atau instansi terkait lainnya untuk bisa mendukung Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam mensukseskan pengembangan Pariwisata ini. Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riau, Fahmizal Usman mengatakan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus melakukan upaya untuk mempromosikan berbagai potensi wisata di Provinsi Riau. Fahmi menyebut, terdapat Tiga instrumen Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam mempromosikan pariwisata di Provinsi Riau, salah satunya adalah  pembentukan Cerita Baru Center. "Kenapa ini cerita baru, karena memang ini baru pertama kali dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ungkapnya. (Advetorial Pemprov)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY