Advertorial

Menuju Riau Sehat, Pelayanan Kesehatan Terus Ditingkatkan

Jumat,11 Desember 2015 | 00:18:00 WIB
Menuju Riau Sehat, Pelayanan Kesehatan Terus Ditingkatkan
Ket Foto : Pelaksana Tugas (Plt) Gubri, Arsyadjuliandi Rachman menerima penghargaan JKN Awards dari Menteri Kesehatan (Menkes).

Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak dasar rakyat, yaitu hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan sesuai dengan Undang-undang Dasar 1945 Pasal 28 H ayat (1) dan Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan.

Kesehatan juga merupakan investasi untuk mendukung pembangunan ekonomi serta memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan dibutuhkan perubahan cara pandang (mindset) dari paradigma sakit ke paradigma sehat, sejalan dengan visi Indonesia Sehat.

Dalam rangka amanat undang-undang tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman terus meningkatkan pelayanan kesehatan di Provinsi Riau. Berbagai program kesehatan dilaksanakan untuk menuju Riau Sehat. Program nyata yang dilaksanakan Plt Gubernur Riau, yakni memberikan semangat untuk penerapan Puskesmas 24 jam di Riau

Ia manyatakan dukungan dan apresiasi atas penyelenggaraan Puskesmas 24 jam. Saat ini, Riau menargetkan dalam waktu dekat, seluruh Puskesmas di Riau tanpa terkecuali, harus sudah beroperasi selama 24 jam setiap hari. Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Riau turut hadir dalam pertemuan tersebut. 

Pada pertemuan itu, Dekan Fakultas Kedokteran UR, dr Dedi Afandi memaparkan roadmap fakultas menuju akreditasi A. Kepala Dinas Pendidikan Riau menyatakan pihaknya siap mendukung misi Fakultas Kedokteran itu. Begitu juga dengan Kadiskes Riau usai pertemuan menyatakan, fakultas itu menjadi bagian penting dari upaya Pemerintah Provinsi Riau meningkatkan derjat kesehatan seluruh masyarakat Riau.

Komitmen dari Plt Gubri tersebut harus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu, Plt Gubri yang disapa dengan panggilan Andi Rachman itu mengingatkan manajemen RSUD se-Riau agar memberikan pelayanan terbaik. Keberadaan RSUD Arifin Achmad tetap mempertahankan prinsip menjamin pelayanan kesehatan bagi pasien miskin tidak pakai jaminan atau memberikan perlakuan yang sama antara pasien miskin dan mampu.

RSUD Arifin Achmad sebesar 50 persen di antaranya telah dimanfaatkan oleh pasein pemegang kartu BPJS kesehatan dan Jamkesmas serta Jamkesda. Sebagai rumah sakit tingkat lanjutan, sehingga untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan di rumah sakit milik pemerintah daerah ini maka pasien tentunya harus memperoleh rujukan dari puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama terlebih dahulu. Sebagai rumah sakit daerah, maka tiap pasien yang masuk punya uang atau tidak, tetap mendapatkan pelayanan yang sama.

Dalam suatu kesempatan, Plt Gubernur Riau yang menghadiri pertemuan jajaran manajemen rumah sakit umum daerah se-Riau dengan menghadirkan pakar kesehatan Prof Laksono Trinantoro dari Universitas Gadjah Mada (UGM) di ruang serba guna RSUD Arifin Achmad menyampaikan, agar memanfaatkan semaksimal mungkin kedatangan Prof Laksono ke Riau untuk menggali ilmu demi perbaikan layanan kesehatan. (adv)


Plt Gubri Terima JKN Award

Dalam rangka Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Award Kategori partisipasi pemerintah daerah seluruh pemda yang telah mengintegrasikan Jamkesdanya ke BPJS Kesehatan, Kementerian Kesehatan dan BPJS Pusat memberikan penghargaan kepada seluruh Provinsi dan kabupaten/kota yang telah integrasi.

Khusus bagi 3 provinsi dan 9 kabupaten/kota yang memiliki performance terbaik salah satunya Provinsi Riau termasuk Provinsi yang memperoleh penghargaan khusus, sedangkan Kota Dumai terpilih menjadi satu dari 9 Kab/Kota yang memiliki performance pengelolaan yang baik berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh panitia.

Penghargaan yang diberikan berupa piagam dengan pigura dan plakat yang diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan dan Dirut BPJS. Penghargaan ini diterima langsung oleh Plt. Gubri H. Arsyadjuliandi Rahman didampingi oleh Kadinkes Riau di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.

Sampai saat ini yang telah Provinsi Riau mengintegrasikan 10 dari 12 kabupaten/kota yang ada. Kabupaten yang belum integrasi adalah Bengkalis dan Rokan Hilir. Kedua Kabupaten ini memiliki program pengobatan gratis kepada masyarakat namun dengan pengelolaan keuangan APBD daerah sendiri. (adv)

RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
 

Ruang Bedah Central RSUD Segera Terwujud

Harapan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Pekanbaru untuk memiliki Gedung Bedah Sentral segera terwujud, karena pemerintah pusat telah menyetujui hibah bangunan yang terbengkalai pembangunannya itu kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Pemprov segera menganggarkan pembangunan fisik gedung. Sementara untuk fasilitas atau perlengkapan peralatan medis diharapkan bantuan dari pusat.(adv)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY