Advertorial

Plt Gubri Dorong Percepatan Investasi dan Stabilitas Pertumbuhan Ekonomi di Riau

Sabtu,12 Desember 2015 | 22:48:03 WIB
Plt Gubri Dorong Percepatan Investasi dan Stabilitas Pertumbuhan Ekonomi di Riau
Ket Foto : Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman

Percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai kawasan harus dapat memicu masuknya investasi dengan kesiapan yang dihadapi daerah seperti tersedianya tenaga kerja lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah perlu melakukan konsolidasi potensi sumber daya ekonomi. Untuk mempercepat laju investasi dan stabilitas pertumbuhan ekonomi, pemerintah telah membuka pintu lebar-lebar bagi investasi. Untuk itu, kerja sama sinergis antara pemerintah daerah tersebut perlu dilakukan. Perbaikan terhadap iklim investasi merupakan hal penting, karena investor kerap menanyakan kemudahan yang diperoleh bila ingin menanamkan investasinya di Indonesia.
 
Untuk itu, pemerintah juga harus mempermudah perizinan lahan dan infrastruktur. Provinsi Riau termasuk dalam pusat kegiatan ekonomi di Asia Tenggara, hal ini dibuktikan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan lajunya investasi yang masuk ke Provinsi Riau semakin meningkat.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, di bidang kebudayaan memang masih ada beberapa hal yang harus disiapkan. Disampaikan Plt Gubri yang disapa akrab Andi Rachman ini, berharap kepada seluruh masyarakat di Provinsi Riau agar ikut mendukung dan berkomitmen untuk melaksanakan percepatan investasi dan stabilitas ekonomi di Riau.

Untuk menyongsong itu, perlu dilakukan reformasi birokrasi sumber daya manusia (SDM), khususnya aparatur sipil negara. Pengelolaan  aparatur sipil negara (ASN) untuk menghasilkan pegawai yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Di tahun ini, Provinsi Riau menargetkan investasi Rp18,5 triliun. Hal itu dapat diraih hanya dengan kerja keras. Oleh karena itu, Plt Gubri mengajak seluruh pihak agar menjaga stabilitas daerah dan kondisi yang sehat sehingga iklim investasi yang sehat juga akan tercipta. Dalam hal peningkatan investasi di Riau, perlu ditingkatkan pelayanan agar iklim investasi tetap sehat.

Dari target yang ditetapkan, Badan Penanaman Modal Provinsi Riau mencatat realisasi yang telah dibukukan hingga pertengahan November tahun 2015 mencapai Rp11 triliun. Dikatakan Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Provinsi Riau, sektor yang menjadi unggulan investasi, yakni perkebunan, hutan tamanan industri dan sektor jasa.

Namun demikian, hal yang menjadi penghambat investasi di Riau, yakni rencana tata ruang dan wilayah yang belum disahkan Kementerian Kehutanan. Pelaksana Tugas Gubernur Riau mengatakan, investasi di Riau tidak berhenti, meski saat ini masih terjadi perlambatan ekonomi dunia secara global termasuk realisasi investasi, sedangkan bagi Provinsi Riau salah satu disebabkan, karena belum tuntasnya Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW).

Dalam rangka mempercepat iklim investasi di Riau, Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah-langkah menyelesaikan proses Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau. Disampaikan Plt Gubri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mengirim surat kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya agar segera menindak lanjuti proses RTRW Provinsi Riau.

"Saat ini RTRW Provinsi Riau belum tuntas, pada saat kunjungan kerja Presiden Jokowi ke kabupaten Kampar, saya sudah sampaikan kepada beliau, disaksikan bupati Kampar Jefri Noer. Presiden Jokowi didampingi menteri LHK mengatakan, RTRW Provinsi Riau akan menjadi perhatiannya dan beliau memberi arahan kepada Menteri LHK agar RTRW Riau segera diselesaikan," kata Plt Gubri. (adv)

 



Pelaksana Tugas (Plt) Gubri Arsyadjuliandi Rachman mengunjungi stand Riau Expo, beberapa waktu lalu.

 

Plt Gubri Imbau Kejar Investasi

Sikap Riau yang terbuka terhadap iklim investasi menjadi nilai tambah di mata investor. Hal itu didukung dengan potensi sumberdaya alam yang melimpah dan berkulitas.    

Hanya saja, hal itu tidak dapat terwujud dengan maksimal tanpa dukungan stake holder terkait. Untuk itu, Plt Gubernur Riau, Arsyadjulian Rachman mengimbau seluruh pihak terkait untuk mengejar angka investasi secara maksimal. 'Insyallah capaian investasi bisa kita capai lebih maksimal. Ini yang perlu menjadi perhatian dan dikejar bersama,' ungkap Plt Gubernur Riau.

Ia menilai, kenaikan target investasi Indonesia pada tahun ini memperlihatkan hasil positif menyentuh angka Rp 596 triliun. Jumlah ini membuat perubahan target, termasuk di tingkat Provinsi se Indonesia. Misalnya, di Pemerintah Provinsi Riau  mengalami  kenaikan dan disepakati menjadi Rp18,5 triliun atau lebih besar Rp500 miliar dari tahun sebelumnya. Angka itu diyakini dapat dicapai dengan beberapa strategi dan langkah inovasi dalam promosi. Terkait target yang ditetapkan Pemerintah Pusat itu,  Plt Gubri optimis bisa melebihi target yang ditetapkan pemerintah pusat. "Kita harus optimis pendapatan dari investasi yang ada di Riau bisa melebihi yang ditargetkan pemerintah pusat. Ini yang menjadi tugas kita bersama,' ujar Andi sapaan Akrabnya. (adv)


Riau Expo Ajang Promosi Potensi di Riau

Pelaksanaan Riau Expo yang digelardi Gedung Co-Ex Komplek Ska Mall merupakan ajang untuk mempromosikan potensi yang ada di Riau. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman secara resmi membuka pelaksanaan Riau Expo tahun 2015.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Pj Bupati Kep Meranti, Perwakilan dari sejumlah Provinsi seperti Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat , Kota Tanjung Pinang dan seluruh tamu undangan lainya. Hal ini bagus untuk menunjang investasi bagi daerah melalui ajang Riau Expo.

Setiap daerah juga menampilkan kreasi dan kreatifitas daerah masing-masing serta mengenalkan jati diri daerah masing-masing dan informasi-informasi di tiap-tiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Riau.(adv)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY