Pemko Wajib Awasi dan Tertibkan Miras

Rabu,23 Desember 2015 | 09:10:00 WIB
Pemko Wajib Awasi dan Tertibkan Miras
Ket Foto : Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz

PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Pemerintah Kota Pekanbaru wajib mengawasi dan menertibkan peredaran minuman keras di kota bertuah.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz kepada jurnalmetronews.com, Selasa (22/12/2015). "Hal ini sesuai dengan visi misi yang diusung Walikota, yakni menjadikan Pekanbaru sebagai kota madani. Ini harus sesuai dan sejalan dengan slogan yang menjadikan kota madani yang sejalan dengan agama," ulas Zulfan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan No.6/M-DAG/PER/1/2015 tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20/MDAG/PER/4/2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran dan Perizinan Minuman Beralkohol untuk menegaskan kembali peran Pemerintah Daerah (Pemda) dalam pengaturan penjualan minuman beralkohol golongan A di wilayah masing-masing dan mendefinisikan secara rinci pengertian tempat penjualan eceran lainnya.

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz, dengan dicabutnya peraturan mengenai pengendalian, pengawasan, terhadap pengadaan, peredaran dan perizinan minuman berakohol untuk menegaskan kembali peran pemerintah daerah dalam pengaturan penjualan minuman keras golongan A di wilayah masing-masing, regulasinya adalah pertama dengan kembali kepada peran orang tua untuk mengontrol anak-anak mereka serta yang kedua adalah adanya peran pemerintah untuk mengawasi peredaran miniman berakohol ini agar tidak sembarang tempat dapat menjual minuman berakohol ini.

Begitu juga dengan peran pengusaha atau pedagang yang mendistribusikan atau menjual minuman tersebut sesuai dengan tempatnya jangan sampai anak-anak dengan mudah mendapatkan minuman berakohol tersebut.Ditambahkan lagi, pemerintah yang sekarang ini dilihat keseriusan dalam menindak peredaran minuman berakohol ini masih setengah-setengah.

Menurut Zulfan, para pengusaha hiburan hanya melihat dari segi keuntungan saja yang masih membandel dan kedapatan menjual minuman keras kepada anak di bawah umur dan melanggar peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Wakil ketua komisi II ini meminta kepada tim yustisi mengawasi dan menindak pengusaha bandel. "Apabila mereka masih tetap membandel dibinasakan saja agar tak merusak generasi muda, seharusnya bisa sejalan dengan visi misi Kota Pekanbaru," ucapnya.

Tim yustisi Kota Pekanbaru dinilai kurang serius dalam melakukan pengawasan terhadap minuman berakohol ini. Pekanbaru seharusnya menjadi kota yang bebas dari hal-hal yang bertentangan dengan agama.(des)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY