Residivis Narkoba Diduga Beralih Profesi Jadi Pencuri

Senin,11 Januari 2016 | 14:50:35 WIB
Residivis Narkoba Diduga Beralih Profesi Jadi Pencuri
Ket Foto : Polsek Limapuluh, berhasil meringkus tiga pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat).

PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Kepolisian Sektor (Polsek) Limapuluh, berhasil meringkus tiga pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat). Dua dari tersangka merupakan residivis narkoba.

Penangkapan ini, berawal dari laporan Eli Marlina (32) warga Jalan Tanjung Datuk Gang Makro Kelurahan Pesisir Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru. Menurut informasi yang dirangkum dari Kepolisian, Minggu (3/1/2016) sekitar pukul 02.00 WIB, korban melihat terali rumahnya terbuka dan korban menutup kembali pintu tersebut. "Karena takut korban tidak berani masuk kedalam rumah dan korban pulang keruumah kontrakannya yang berada didepan rumahnya," ungkap Kapolsek Limapuluh, AKP Deddy Herman melalui Kanit Reskrim AKP Arry Prasetyo.

Lalu pada sorenya korban memberanikan diri melihat ke dalam rumahnya dan ternyata rumahnya terkunci dari dalam, karena pintu depan terkunci, korban masuk melalui pintu belakang rumahnya. Betapa kagetnya korban melihat keadaan rumahnya yang sudah berantakan dan satu unit televisi merk LG ukuran 42 inch ternyata sudah hilang. Korban pun melapor ke Polsek Limapuluh. "Setelah korban membuat laporan kita langsung melakukan penyelidikan siapa pelakunya, sehingga akhirnya tiga tersangka berhasil kita amankan di tempat yang berbeda di Jalan Tanjung Datuk Kecamatan Limapuluh," katanya.

Tiga orang tersangka tersebut, yakni Hendra Ahmad Anwar alias Hendra Nenek (Residivist Narkoba) (36) warga Tanjung Datuk, Rudi Erlangga Alias Cipuik (29) warga Jalan Tanjung Datuk dan Nofrizal Alias Awa (Residivist Narkoba) (30) warga Jalan Usaha.

Setelah dilakukan penyidikan lebih lanjut, ternyata aksi curat ini mereka lakukan beberapa kali di ruko-ruko tempat penyimpanan sarang burung walet dengan modus menjebol pintu rumah yang dalam keadaan kosong. Beberapa TKP yang pernah dijadikan sasaran para tersangka ini, antara lain curat di Jalan Tanjung Jati Gang SD 028 pada bulan Desember 2015, berhasil mengambil Laptop Axiao dan uang cash Rp500 ribu, curat di ruko Jalan Tanjung Datuk dekat Kantor Pegadaian, pada bulan Desember 2015 berhasil ambil sarang burung walet sebanyak 1,5 kilogram, curat di ruko Jalan Tanjung Datuk dekat Klinik bersalin Kasih Ibu, bulan November 2015 berhasil mengambil 4 ons sarang burung walet, curat di ruko Jalan Sutomo pada bulan Oktober 2015, berhasil mengambil 8 ons sarang burung walet, curat di ruko Jalan Sultan Syarif Kasim dekat Pasar 50 pada bulan Juli 2015, berhasil mengambil 2 Kg sarang burung walet.

"Selanjutnya terhadap tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Limapuluh guna pengembangan dan proses sidik lebih lanjut. Terhadap tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang Curat dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara," pungkasnya. Barang bukti yang diamankan berupa, 1 buah tang, 1 buah senter, 1 buah pahat besi, 1 buah scrab lempengan besi, 1 buah besi cangkok utk memanjat, 1 gulung tali nilon dan 1 unit camera cctv. (vir)
 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY