Beraksi dengan Samurai, Tiga Pelaku Begal Dibekuk

Senin,11 Januari 2016 | 18:10:34 WIB
Beraksi dengan Samurai, Tiga Pelaku Begal Dibekuk
Ket Foto : Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru mengamankan pelaku begal.

PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Tiga pelaku begal yang beraksi di Jalan Arifin Ahmad, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Marpoyan Damai, Minggu (6/11/2015) sekitar pukul 02.00 WIB lalu, berhasil diamankan oleh Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru.

Dua dari tiga tersangka merupakan anak yang masih di bawah umur dan seorang lainnya merupakan residivis penyerangan Mapolresta Pekanbaru beberapa tahun lalu. "Kita berhasil menangkap tiga tersangka atas nama Maulana Raysidi alias Ade Black dan dua tersangka berinisial AT dan Ad yang masih di bawah umur. Ketiga dilakukan penangkapan di tempat yang berbeda," ungkap Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Aryanto pada Senin (11/1/2016) siang.

Untuk tersangka Ade Black warga Jalan Purnama, Kecamatan Marpoyan Damai, ditangkap saat berada di tempat persembunyiannya yang berada di Jalan Uka Kecamatan Tampan. "Setelah mengamankan tersangka Ade, kita lakukan pengembangan dan diketahui bahwa AT dan Ad juga turut serta melakukan begal," jelasnya.

Selanjutnya tersangka AT ditangkap saat berada di Perumahan Sidomulyo Jalan Merak, dia sempat mencoba melarikan diri akan tetapi anggota berhasil menangkapnya, sedangkan untuk tersangka AD diamankan saat sedang bersekolah di Jalan Diponegoro dengan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah.

Modus dari para tersangka yang mengaku tergabung dalam geng motor bernama JRC (Jaya Raacing Creative) adalah dengan cara melakukan pemantauan terhadap korbannya. Apabila korbannya berkendara sendiri pada tengah malam mereka melakukan pemantauan dan setelah korbannya lengah mereka langsung melakukan eksekusi terhadap korbannya dengan menggunakan pisau dan samurai serta mengancam korbannya. Setelah korbannya tidak berdaya, mereka mengambil seluruh harta bendanya. "Anggota kami 30 orang, gengnya dibentuk memang dengan tujuan untuk melakukan jambret dan begal. Senjata kami dapatkan dari anggota. Siapa yang punya ya dibawa," kata tersangka Heru.

Selain itu, para pelaku begal ini beraksi di seluruh Pekanbaru. Heru mengaku kalau geng motornya sering berkumpul di areal Purna MTQ dan pom bensin yang ada di Jalan Arifin Ahmad. "Ketiga tersangka telah diamankan di Mapolresta dan disangkakan Pasal 365 tentang kekerasan. Untuk dua tersangka yang masih dibawah umur akan diversikan dan saat ini mereka sedang dilakukan pemeriksaan di unit PPA. Sedangkan untuk ketuanya telah kita tetapkan sebagai DPO berinisial D," pungkas Bimo. (vir)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY