Dewan Usulkan Pembangunan RLH Dikembalikan ke Dinas CK

Selasa,13 Januari 2015 | 14:35:12 WIB
Dewan Usulkan Pembangunan RLH Dikembalikan ke Dinas CK
Ket Foto : Ilustrasi: rumah layak huni untuk kesejahteraan masyarakat miskin

PEKANBARU- Pembangunan rumah layak huni yang dilaksanakan Badan Pemberdayaan Masyarakata dan Pembangunan Desa diusulkan dikembalikan ke Dinas Cipta Karya.  

Hal itu terungkap dalam hearing anggota DPRD Provinsi Riau dengan Dinas Cipta Karya, Provinsi Riau, Muhammad beserta jajaran, Selasa (13/1/2015). "Di Dinas Cipta Karya sudah ada tim teknisnya, sedangkan di Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa tak punya tim teknis," ujar Zukri usai hearing dengan Dinas Cipta Karya.

Namun demikian, pelaksanaan pembangunan RLH oleh Dinas Cipta Karya tak serta merta dapat direalisasikan pada APBD murni tahun 2015 ini, karena dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2015 pekerjaan RLH masih berada di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa (BPM Bangdes) Provinsi Riau.

Disampaikan Zukri, pekerjaan pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) oleh Dinas Cipta Karya, baru dapat dilaksanakan pada APBD Perubahan tahun 2015. Sementara itu dari hearing tersebut, anggota Komisi D DPRD Riau mengusulkan pembangunan RLH per desa sebanyak 15 unit dengan anggaran Rp45 hingga Rp50 juta per unit.

Di sisi lain, Kepala Dinas Cipta Karya, Provinsi Riau, Muhammad mengatakan, tanggung jawab pembangunan RLH masih berada di BPM Bangdes Provinsi Riau. Cipta Karya pernah mengajukan anggaran untuk pembangunan RLH sebesar Rp45 juta per unitnya, namun karena pimpinan saat itu menginginkan agar RLH menggunakan keramik, maka anggarannya pun naik. "CK tak bisa floating berapa anggarannya, nanti akan direvisi berapa layaknya anggaran untuk pembangunan rumah layak huni," kata Muhammad. (des)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY