Kapolda Pimpin Pembukaan Pelatihan Revolusi Mental

Rabu,06 April 2016 | 16:18:49 WIB
Kapolda Pimpin Pembukaan Pelatihan Revolusi Mental
Ket Foto : Pembukaan pelatihan revolusi mental tahun 2016 di Aula Bengkalis SPN Pekanbaru, Rabu (6/4/2016).

PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Kapolda Riau, Brigjen Pol Drs Supriyanto memimpin pembukaan pelatihan revolusi mental tahun 2016 di Aula Bengkalis SPN Pekanbaru, Rabu (6/4/2016).

Turut hadir dalam pembukaan pelatihan tersebut Wakapolda Riau, Kombes Pol Drs Joko Hartanto, Irwasda Polda Riau Kombes Pol Drs Ahmad Nurda Alamsyah, para pejabat utama Polda Riau serta 100 orang peserta pewakilan dari Satker jajaran Polda Riau.

Peatihan revolusi mental Polda Riau ini merupakan penjabaran UU No.17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025. Dimana visi bangsa Indonesia adalah yang mandiri, maju, adil dan makmur yang memiliki karakter bangsa yang tangguh, kompetitif, berakhalak yang mulia, bermoral, berbudi luhur, bertoleran, bergotong-royong, patriotik, dinamis, berbudaya dan berorientasi ilmu pengetahuan dan tekhnologi berdasarkan falsafah Pancasila.

Pada visi kabinet kerja Presiden RI, pemerintah telah menetapkan 9 program prioritas pembangunan yang dikenal dengan program nawacita, dimana program ke-8 berbunyi "Melakukan Revolusi Karakter Bangsa". Menindaklanjuti kebijakan pemerintah tersebut, Kapolri telah menjabarkan dalam Quick Wins Polri pada renstra Polri 2015-2019 pada poin 6, yaitu "Polisi sebagai penggerak Revolusi Mental dan sebagai pelopor tertib sosial di ruang publik".

Sasaran rencana strategi Polri 2015-2019 poin 2 yaitu Terbangunnya postur Polri yang profesional, bermoral dan unggul melalui jalur pendidikan dan pelatihan. Nilai-nilai yang ada dalam revolusi mental, antara lain: perubahan mind set dan culture set, pendidikan dan budaya anti korupsi, kode etik profesi Polri, nilai-nilai karakter Kebhayangkaraan, nilai-nilai karakter bangsa (kewarganegaraan dapat dipercaya, mandiri, kreatif, gotong-royong dan saling menghargai).

Nilai-nilai itulah yang dikemas dalam revolusi mental membangun sumber daya manusia Polri dengan harapan adanya perubahan mendasar dalam membangun karakter bangsa melalui pelatihan revolusi mental di tingkat Polda Riau. Dalam mengimplementasikan nilai-nilai revolusi mental, telah dibentuk Master TOT (Training Of Trainer) revolusi mental di tingkat Polda yang nantinya akan memberikan pelatihan kepada peserta Pelatihan revolusi mental tingkat Polda yang akan dilaksanakan selama 3 hari mulai 6 hingga 8 April 2016.

Kapolda Riau dalam sambutannya mengatakan tantangan tugas Polri ke depan semakin hari semakin berat, karena pengaruh lingkungan strategis baik global, regional, nasional dan lokal yang harus diimbangi dengan penungkatan kapasitas personil Polri secara berkelanjutan, salah satunya dilaksanakan melalui pendidikan dan peatihan. Upaya peningkatan kualitas SDM Polri tersebut bukan mencakup aspek intelektual, namun harus menyentuh aspek mental kepribadian yang justru berperan penting dalam pelaksanaan tugas Polri sebagai pemelihara Kamtibmas. "Sikap mental kepribadian merupakan hal penting dan mendasar dalam mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas Polri. Oleh karena itu aspek mental atau prilaku harus menjadi atensi khusus untuk mewujudkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri," ujarnya.

Pembentukan dan pemeliharaan aspek sikap dan perilaku atau mental kepribadian setiap personel Polri harus dilakukan secara terus menerus agar tidak tergerus dan terkontaminasi dengan berbagai faktor negatif yang dapat merusak mental anggota Polri, hal tersebut dapat dilakukan melalui berbagai upaya antara lain pembinaan, pengawasan melekat, Reward and Punishment maupun melalui pendidikan dan pelatihan, dimana hal ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah. (vir)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY