Polisi Siapkan 2.000 Lembar Surat Tilang bagi Pelajar SMA yang Ugal-ugalan

Sabtu,07 Mei 2016 | 07:10:03 WIB
Polisi Siapkan 2.000 Lembar Surat Tilang bagi Pelajar SMA yang Ugal-ugalan
Ket Foto : Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Zulanda. (Foto : int)

PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Untuk mengantisipasi terjadinya ugal-ugalan yang biasa dilakukan pelajar SMA sederajat usai menerima pengumuman kelulusan pada Sabtu (7/5/2016) hari ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru menyiapkan 2.000 surat tilang bagi siswa yang tidak menaati aturan lalu lintas.

Pernyataan tersebut disampaikan Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Zulanda pada Jumat (6/5/2016) kemarin. Sekitar 2.000 lembar surat tilang itu akan diberikan kepada siswa yang melakukan konvoi di jalan raya tetapi mereka tidak memakai helm dan atribut pengaman lainnya.

"Kita ingatkan kepada para pelajar, kita telah siapkan dua ribu lembar tilang yang siap kita berikan jika nanti usai pengumuman kelulusan kita jumpai para pelajar yang melakukan konvoi dengan tidak menggunakan helm, melanggar peraturan lalu lintas, dan ugal ugalan di jalan," katanya.

Hal tersebut tak sangat serius dilakukan karena mengingat seringnya jalanan memakan korban jiwa saat siswa-siswi melakukan konvoi di jalanan. Selain itu, menurut Zulanda apabila kegiatan konvoi itu tidak mengganggu pengendara jalan lainnya dan mereka tertib lalu lintas, maka polisi juga akan membantu mengamankannya. "Namun jika giat tersebut tertib pakai helm, dan berkeselamatan kita akan bantu mengamankan selagi tidak berlebihan dan mengganggu pengguna jalan yang lain," ujarnya.

Seperti yang diketahui, apabila pengumuman kelulusan tingkat SMA sederajat diumumkan, bagi siswa yang lulus sudah menjadi kebiasaan bagi mereka melakukan konvoi di jalan raya dan mencoret-coret baju. Kebanyakan bagi mereka, kelulusan SMA dan perayaan itu hanya mereka rasakan sekali seumur hidupnya.

Makanya dari itu Kasatlantas menghimbau kepada orangtua siswa dan sekolah untuk mengajak dan memperingati mereka agar melakukan hal yang lebih bermanfaat lagi.

"Sebenarnya sangat disayangkan apabila konvoi tersebut terjadi di jalanan. Oleh karena itu, sebaiknya bagi para orang tua dan sekolah agar mengajak mereka untuk melakukan hal yang lebih manfaat lagi seperti menggelar syukuran mengingat hal itu adalah sebagai bentuk rasa syukur kita kepada tuhan," pungkasnya.(vir)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY