Terkait Alih Fungsi Lahan

Penyidik KPK RI Periksa 10 Saksi Swasta dan Mantan Dirut RSUD

Selasa,17 Mei 2016 | 14:26:05 WIB
Penyidik KPK RI Periksa 10 Saksi Swasta dan Mantan Dirut RSUD
Ket Foto : Saksi yang diperiksa Penyidik KPK RI di SPN Pekanbaru, Jalan Pattimura, Selasa (17/5/2016).

PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali berkantor di Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru, Jalan Pattimura, Selasa (17/5/2016).

Maksud kedatangan penyidik KPK untuk memeriksa sejumlah saksi guna diminta keterangannya terkait kasus alih fungsi lahan 2014 yang melibatkan Gubernur nonaktif Riau Annas Maamun, Gulat Manurung dan seorang tersangka baru Erdison Marudut Siahaan.

‎Sebanyak 10 orang saksi dari pihak swasta, mantan Kepala RSUD Arifin Ahmad dan Direkturnya direncanakan akan diperiksa hari ini. Sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB, baru 5 orang yang diperiksa oleh penyidik KPK.

Menurut salah seorang saksi yang telah selesai diperiksa, Anwar Beth mantan Direktur RSUD Arifin Ahmad saat ditanyai mengatakan, penyidik tak ada bertanya masalah uang. "Cuma konfirmasi aja, ada didengarkan rekaman juga, gak ada cerita uang. Yang jelas soal pak Edison," ujarnya.

Menurutnya yang sudah diperiksa dari pukul 09.00 WIB ini, menyebutkan setidaknya ada lima orang yang sudah diperiksa. "Ada Guntur, bu Yul dan bu Yusi Wadir RSUD, dan dua lainnya saya lupa," rincinya. Salah seorang penyidik mengungkapkan, penyidikan terhadap lima orang lainnya akan dilanjutkan kembali sekitar pukul 13.30 WIB. (vir)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY