Korban Merugi Rp150 Juta

Janjikan Lulus Fakultas Kedokteran, Profesor Dilaporkan ke Polda

Rabu,01 Juni 2016 | 14:00:30 WIB
Janjikan Lulus Fakultas Kedokteran, Profesor Dilaporkan ke Polda
Ket Foto : Foto :ilustrasi (int)

PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - ‎Mutya Oktavia (32) dan Linda Martati, melaporkan seorang professor Sv dan seorang perempuan Nv ke Mapolda Riau pada Senin (30/5/2016), karena merasa tertipu oleh kedua pelaku yang menjanjikan anak korban lulus Fakultas Kedokteran.

Menurut data yang dirangkum dari Kepolisian, Mutya yang merupakan warga Jalan Bahana Residen, Kelurahan Tangerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, dan Linda yang merupakan rekan Mutya memberikan uang sekitar Rp150 juta pada 2 Juli 2015 lalu, kepada pelaku agar dapat meluluskan anak mereka di Fakultas Kedokteran Pekanbaru.

‎Ketika itu kedua korban dan pelaku bersepakat bertemu di suatu tempat di Jalan Kartama, Kecamatan Marpoyan Damai. Disana korban memberikan uang Rp150 juta yang juga ditanda tangani di atas kwitansi bermatrai 6000.

Setelah korban memberikan uang tersebut kepada pelaku, dia berjanji apabila anak korban tidak lulus di Fakultas Kedokteran tersebut, maka uangnya akan dikembalikan 100 persen.

Namun nyatanya setelah uang tersebut diberikan, anak korban tidak lulus dan sampai saat ini uang korban tak kunjung dikembalikan‎. Oleh karena itu, Mutya dan Linda melaporkannya ke Mapolda Riau agar pelaku dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Menurut Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo pada Rabu (1/6/2016) mengatakan bahwa laporannya sudah diterima dan saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan. "Kita sudah memeriksa saksi-saki dan kasusnya masih dalam penyelidikan. Sedangkan menurut keterangan kedua korban mereka rugi sekitar Rp300 juta," ujarnya. (vir)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY