Kantor KPU Pekanbaru Dibobol Maling, Dua Unit CPU Raib

Selasa,19 Juli 2016 | 09:30:03 WIB
Kantor KPU Pekanbaru Dibobol Maling, Dua Unit CPU Raib
Ket Foto : Tim Identifikasi dari Polresta Pekanbaru saat melakukan olah TKP di Kantor KPU Kota Pekanbaru.

PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - ‎Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru yang terletak di Jalan Arifin Ahmad, Kecamatan Arifin Ahmad, dibobol maling pada Minggu (17/7/2016).

Dari insiden itu, sejumlah alat elektronik yang ada berupa dua unit CPU dibawa lari oleh kawanan maling tersebut. Diduga, maling itu masuk ke kantor KPU dengan cara merusak pintu yang ada diruang Komisioner bagian Divi‎si Sosialisasi.

Menurut Misbah, seorang saksi yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut mengatakan bahwa sekitar jam 06.00 WIB pagi saat dia hendak menuju ke Kantor KONI yang letaknya bersebelahan dengan Kantor KPU, dia melihat kalau pintu ruangan Divisi Sosialisasi dalam keadaan terbuka

"Sekitar jam 6 pagi waktu saya hendak ke Kantor KONI saya nampak pintu ruangan terbuka. Jadi saya panggil Zainab cleaning service di‎sini yang udah datang. Dia yang masuk keruangan, saya cuma lihat dari luar aja," ungkap Misbah.

‎Setelah Zainab memeriksa ruangan tersebut dan memastikan kalau ruangan itu telah dibobol maling dia pun langsung menghubungi rekan kerjanya yang lain dan pihak kepolisian.

Yelli Nofiza yang menjabat sebagai Komisioner KPU Kota Divisi Sosialisasi sekaligus pemilik ruangan ‎menyatakan kalau berkas-berkas yang ada diruangannya tidak ada yang hilang. "Katanya yang hilang itu dua unit CPU dari ruangan ketua dan Kasubbag Hukum. Yang jelas, diruang pak ketua banyak data-data," jelasnya.

Ketua KPU Kota Amirudin Sijaya saat dijumpai diruangannya menyebutkan, dengan hilangnya dua unit CPU tersebut tidak akan memengaruhi pemilihan walikota dan wakil walikota Pekanbaru mendatang.

"Datanya yang disana tentang surat menyurat. Tidak ada pengaruhnya dengan pilwako besok, karena kan kita gak menyimpan datanya di satu tempat," sebutnya.

Terpisah, Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Ady Wibowo mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. "Tadi anggota kita sudah melakukan olah TKP disana, jadi saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan pihak Satreskrim," pungkas Ady.(vir)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY