Pemkab Rohil Programkan Perbaikan Pelabuhan

Kamis,28 Juli 2016 | 17:09:36 WIB
Pemkab Rohil Programkan Perbaikan Pelabuhan
Ket Foto : Bupati Rohil, H Suyatno.

BAGANSIAPIAPI (jurnalmetronews.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) akan kembali memprogramkan Perbaikan Pelabuhan Bagansiapiapi yang terletak di jalan Pelabuhan Baru. Pasalnya, kondisi pelabuhan yang dibangun 2 tahun silam itu saat ini cukup memprihatinkan sehingga tidak bisa digunakan oleh masyarakat maupun para nelayan.

"Kita akan lakukan perbaikan pelabuhan tersebut dengan meminta Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Rohil untuk memprogramkannya. Untuk sementara waktu masyarakat maupun para nelayan yang melakukan aktifitas terpaksa menumpang di pelabuhan milik pengusaha galangan kapal, Oliong yang letaknya tidak jauh dari pelabuhan milik pemkab tersebut," ujar Bupati Rohil, H Suyatno Amp baru-baru ini.

Rencana akan diprogramkannya perbaikan pelabuhan tersebut saat Bupati Suyatno bersama Wabup Rohil Drs Jamiluddin, Plt Sekdakab Rohil Drs H Surya Arfan, para Asisten dan instansi terkait melakukan peninjauan di lokasi pelabuhan.

"Ini kondisinya sudah cukup parah dah harus secepatnya dilakukan perbaikan. Jika ini dibiarkan berlama-lama maka dikhawatirkan aktifitas para nelayan akan menjadi lumpuh," katanya.

Ia juga merasa heran dengan pelabuhan milik pengusaha Galangan kapal, Oliong. Dimana pelabuhan milik tokoh masyarakat Tionghoa itu masih terlihat kokoh, padahal pelabuhan itu dibangun sudah cukup lama. "Nah, pelabuhan milik kita (pemkab-red) baru 2 tahun dibangun sudah roboh dan tidak bisa lagi difungsikan pemakaiannya," ketus Suyatno.

Diakuinya, Negeri julukan seribu kubah ini memang telah memiliki pelabuhan bertaraf internasional yang dibangun oleh pemerintah pusat di areal pusat perkantoran, Batu empat, Bagansiapiapi. Namun, Pelabuhan aset milik pemkab rohil juga harus diperbaiki agar para nelayan mudah melakukan bongkar muat hasil tangkapannya.

Kerusakan Pelabuhan Bagansiapiapi itu katanya terjadi karena hempasan ombak air pasang surut yang terjadi tiga kali dalam sehari. "Nah, dengan gelombang yang besar tentunya tiang penyangga pelabuhan dari beton tersebut menjadi patah dan mengakibatkan pelabuhan menjadi miring kearah laut," ungkapnya.(jum/auz)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY