Cegah Balap Liar dan Laka Lantas

Satlantas Berikan Pengajaran ke SMKN 3 Pekanbaru

Minggu,21 Agustus 2016 | 10:54:41 WIB
Satlantas Berikan Pengajaran ke SMKN 3 Pekanbaru
Ket Foto : Satlantas Polresta Pekanbaru dan Sat Binmas mengadakan coaching clinic ke sekolah menengah yang ada di Pekanbaru.

PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Salah satu perbuatan menyimpang yang sering dilakukan oleh siswa adalah melakukan balapan liar. Hal itu tentu membuat angka kecelakaan lalu lintas menjadi meningkat oleh karenanya tim gabungan dari Satlantas Polresta Pekanbaru dan Sat Binmas mengadakan coaching clinic ke sekolah menengah yang ada di Pekanbaru.

Setelah menyambangi SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Handayani, tim gabungan yang disebut dengan Tim Safety Riding Polresta Pekanbaru ini selanjutnya menyambangi SMKN 3 Pekanbaru yang berada di Jalan Soetomo pada Sabtu (20/8/2016) pagi.

Pada kesempatan kali ini, para siswa-siswi diberikan materi pembelajaran praktek Safety Riding dengan mencoba alat simulator berkendara sepeda motor yang sudah disiapkan oleh pihak Polresta Pekanbaru.

Selain itu, tim yang diketuai oleh Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Pekanbaru, AKP Sunarti, juga memberikan pelajaran bagaimana cara untuk mematuhi peraturan lalu lintas serta menghimbau agar tidak melakukan aksi balap liar serta ugal-ugalan.

"Dari penindakan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh Sat Lantas kebanyakan pelaku balap liar adalah usia remaja dan ada yang status pelajar. Kita harapkan kepada para siswa agar tidak ikut ikutan aksi ugal ugalan ataupun balapan liar dijalan karena sangat membahayakan diri sendiri serta pengguna jalan yang lain", ucapnya.

Setelah memberikan materi Coaching Clinik kepada siswa-siswi SMKN 3 Pekanbaru, selanjutnya mereka diberikan pertanyaan dan yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh polisi mengenai materi yang telah disampaikan akan diberikan hadiah berupa cangkir.

Terpisah, Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Budi Setyawan mengatakan dengan diadakannya coaching clinic ini dia berharap agar para pelajar tidak melakukan aksi ugal-ugalan lagi dan mengerti betapa berbahayanya hal terssbeut.

"Kita berharap dengan pendekatan langsung kepada para pelajar, kita dapat memberikan pemahaman agar para pelajar tidak melakukan aksi ugal ugalan dijalan raya apalagi balapan liar, karena untuk 2 hal tersebut kita tidak akan toleransi pasti kita lakukan penilangan, baik itu surat kendaraan jika perlu kendaraannya kita tahan", katanya. (vir)
 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY