Pembangunan KITB Masih Tersendat

Jumat,26 Agustus 2016 | 19:05:39 WIB
Pembangunan KITB Masih Tersendat
Ket Foto : Wakil Bupati Siak, Alfedri memimpin Rakorda Percepatan Pembangunan KITB.

SIAK (jurnalmetronews.com) - Pemerintah Kabupaten Siak mengadakan rakorda untuk membahas tentang lanjutan Pembangunan Kawasan Industri Tanjung Buton  (KITB) di Ruang rapat Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak, Jumat (26/8/16).

Wakil Bupati Siak, Alfedri memimpin rakor Percepatan Pembangunan KITB yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, TS Hamzah, Asisten II Syafrilenti serta para dinas terkait.

Dalam sambutannya, Wabup mengatakan, harus menyelesaikan semua masalah sebelum melanjutkan pembangunan KITB, karena itu akan menghambat KITB untuk ke depannya.

Sampai saat ini masalah yang menghambat pembangunan KITB, salah satunya masalah perizinan lahan dan pengolahan Kawasan Industri Tanjung Buton. Selain akan dijadikan Kawasan Industri Pelabuhan Buton juga telah beroperasi sebagai tempat bongkar muat, terutama kendaraan mobil atau motor dari Jakarta. Sekali-sekali ada juga ekspor produk agro ke Malaysia, Singapura atau Korea.

Dikarenakan hal tersebut, Pelabuhan Buton sangat cocok untuk dijadikan KITB untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi agro, perluasan kesempatan kerja, sekaligus merelokasi industri di sepanjang Sungai Siak yang tercemar, sehingga mengembalikan fungsi sungai itu menjadi sumber air baku Riau.

Asisten II, Syafrilenti menjelaskan, masalah lahan KITB, PT KITB sudah mengajukan surat untuk meminta perizinan lahan sebanyak 150 hektare, akan tetapi sampai sekarang baru hanya selembar kertas perizinan dan peta lahan yang ada, sehingga masih banyak persyaratan yang harus dilengkapi.

Kemudian untuk masalah Pengelolaan KITB, memang membebaskan bagi siapa saja yang sanggup untuk mengelola. Akan tetapi juga harus memutuskan dan membuat kerjasama kepada pihak yang menyanggupi unuk mengelola KITB. (rls/des)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY