Kunjungi Polda Riau, Komisioner HAM Minta Hukum Dilaksanakan Secara Adil

Selasa,06 September 2016 | 18:52:44 WIB
Kunjungi Polda Riau, Komisioner HAM Minta Hukum Dilaksanakan Secara Adil
Ket Foto : Natalius Pigay selaku Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Hak Asasi Manusia (HAM), menyambangi Mapolda Riau pada Senin (5/9/2016).

PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Natalius Pigay selaku Komisioner Pemanntauan dan Penyelidikan Hak Asasi Manusia (HAM), menyambangi Mapolda Riau pada Senin (5/9/2016) untuk mengetahui perkembangan penyidikan kasus pasca bentrok di Mapolres Meranti.

Kedatangan Pigay disambut langsung oleh Kapolda Riau, Brigjen Pol Supriyanto. Mereka langsung mengadakan pertemuan yang digelar tertutup untuk media.

Seusainya rapat tertutup tersebut, Pigay yang dijumpai oleh sejumlah wartawan mengungkapkan bahwa dia mengapresiasi kinerja Polda Riau yang sudah menetapkan tiga orang oknum sebagai tersangka.

Akan tetapi, dia tetap meminta agar pihak kepolisian ini dapat mengusut kasus ini secara tuntas dan dapat dilaksanakan secara adil serta merata.

"Kita meminta proses hukum dilakukan secara adil dan merata. Proses hukumnya sudah sangaat bagus dan harus terbuka agar seluruh masyarakat bisa tau kalau Polda Riau sudah bekerja dengan sangat baik," ungkapnya.

Selain itu, Pigay juga menjelaskan bahwa dari kasus yang menyebabkan Apriadi Pratama meninggl dunia, Polda Riau sudah menetapkan 3 orang sebagai tersangka dan 17 personil akan dikenakan sanksi kode etik.

"Dari perkembangan yang sudah ada, jelas nampak hasil yang kita terima sudah kondusif. Selain itu ada 3 orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Riau," jelasnya.

Sebelum menyambangi Polda Riau, Pigay terlebih dahulu mendatangi keluarga Apriadi Pratama dan Isrusli yang meninggal dunia saat bentrok di Mapolres Meranti. Ia berharap agar Pemerintah Kabupaten Meranti dapat memberikan santunan kepada kedua keluarga tersebut.‎(vir)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY