DPRD Kota Laksanakan Rapat Paripurna ke-6 dengan Agenda LKPJ-AMJ

Rabu,28 September 2016 | 21:17:04 WIB
DPRD Kota Laksanakan Rapat Paripurna ke-6 dengan Agenda LKPJ-AMJ
Ket Foto : Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru
PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru melaksanakan Rapat Paripurna ke-6 masa sidang III (Ketiga) dengan mengusung tema" Penyampaian pandangan umum fraksi DPRD Kota Pekanbaru terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban akhir masa jabatan (LKPJ-AMJ) Kepala Daerah Kota Pekanbaru 2012-2017", Rabu (28/9/2016) siang.

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh ketua DPRD Kota Pekanbaru Syahril dan dihadiri oleh Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Sekda Kota Pekanbaru M.Noer juga Muspida Kota Pekanbaru.

Dalam rapat berbagai pandangan dari beberapa fraksi menyatakan bahwa tidak dipungkiri selama 5 tahun masa jabatan telah banyak yang diperbuat anggota dewan untuk kesejahteraan rakyat Kota Pekanbaru. Akan tetapi dari sekian banyak yang telah dilakukan tentunya masih ada yang belum maksimal dalam perjalanannya, seperti pada bidang pendidikan masih ada kesulitan anak-anak untuk masuk sekolah, honor guru komite dan guru tidak tetap dan masih terkatung-katung serta masih adanya praktek pungli di sekolah.

Untuk bidang kesehatan, masih adanya kekurangan pos pelayanan terpadu (Posyandu) dan juga belum ada peran pemerintah yang maksimal dalam mengatur pencegahan penyakit menular.

Di bidang pekerjaan umum, masih ada jalan-jalan dan drainase di Pekanbaru yang tidak layak, serta banyaknya pengembang yang tidak memperhatikan dampak lingkungan.

Pada bidang Dishub, masih banyaknya lahan parkir yang tidak maksimal diberdayakan sehingga kurangnya PAD daerah dan juga penerangan jalan yang masih banyak tidak berfungsi. Dalam permasalahan tapal batas, juga belum ada perhatian dari pemerintah sebagai contohnya tapal batas Pekanbaru dengan wilayah Kampar.

Di bidang kebersihan, masih banyaknya permasalahan yang belum terselesaikan, seperti perselisihan dengan PT. MIG. Untuk bidang sosial, masih banyak permasalahan mengenai gepeng, anak pank, pembinaan anak cacat, panti jompo dan masalah sosial lainnya yang kurang diperhatikan. Dalam hal ini, pemerintah seolah-olah menutup mata.

Begitu juga dengan bidang pasar, seperti belum jelasnya pembangunan di Pasar Cikpuan dan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih berkeliaran di badan-badan jalan. Sedangkan di bidang pertahanan dan keamanan, persoalan yang kurang tertangani yaitu imigran yang bertambah banyak dan untuk penyelesaiannya belum ada langkah yang konkrit dari pemerintah.(des)
Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY