Pasutri Diancam Perampok Bersenpi dan Parang

Senin,10 Oktober 2016 | 18:30:11 WIB
Pasutri Diancam Perampok Bersenpi dan Parang
Ket Foto : ilustrasi curas senpi
PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Mungkin salah satu peristiwa yang tidak akan pernah dilupakan oleh pasangan suami istri yakni Yusrizal dan Aminah seumur hidupnya adalah peristiwa perampokan yang mereka alami, pada Sabtu (8/10/2016) sekitar pukul 04.15 WIB.

Kejadian itu membuat mereka sangat shock dan ketakutan lantaran rumah yang mereka tempati sekaligus bengkel sepeda motor di masuki oleh tujuh orang pria yang tidak dikenal dengan membawa senjata api laras pendek dan senjata tajam jenis parang.

Menurut laporan polisi yang dibuat oleh Yusrizal ke Polres Rohul, Sabtu (8/10/2016) sekitar pukul 08.00 WIB, kejadian itu bermula ketika dia dan isterinya sedang tidur nyenyak di rumah mereka yang terletak di Dusun Galian Tanah, Desa Kepenuhan Barat Mulia, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rohul.

Saat sedang tidur, Yusrizal tiba-tiba terbangun karena mendengar suara pintu rumahnya yang didobrak. Dia pun langsung mengeceknya dan betapa kagetnya dia ketika melihat seorang pria yang menggunakan penutup kepala secara tiba-tiba muncul dihadapannya.

Selang beberapa detik kemudian, ternyata pria tersebut tak hanya datang seorang diri melainkan bersama dengan enam orang pria yang juga menggunakan penutup kepala. Diantara para pria tersebut, terdapat dua orang yang membawa senpi dan beberapa orang yang menggunakan parang.

Seorang pria yang menggunakan parang tersebut lalu mengarahkan parangnya ke leher korban sambil meminta uang yang dimiliki korban. Namun saat itu korban berdalih bahwa bengkel tersebut bukanlah miliknya melainkan milik orang lain, disana korban hanya sebagai pekerja yang menumpang tidur.

Pelaku yang tidak percaya dengan perkataan korban lalu mengikatnya bersama dengan isterinya dan mengacak-acak isi bengkel korban. Belum tau berapa kerugian yang dialami oleh korban hingga saat ini, akan tetapi beberapa barang bukti sudah diamankan oleh pihak kepolisian guna melakukan penyelidikan.

"Kita mengamankan barang bukti berupa tali nilon warna hijau, kain panjang motif batik dan satu helai baju seragam berwarna merah putih," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Senin (10/10/2016) siang.(vir)
Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY