Kantor Imigrasi Diminta Tutup Biro Jasa Paspor

Kamis,20 Oktober 2016 | 12:38:15 WIB
Kantor Imigrasi Diminta Tutup Biro Jasa Paspor
Ket Foto : Mantan Biro Jasa Imigrasi Pekanbaru, Yonri Koto.
PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Kantor Imigrasi Pekanbaru diminta menutup biro jasa paspor.

Hal itu disampaikan mantan Biro Jasa Imigrasi Kota Pekanbaru, Yonri Koto kepada jurnalmetronews.com, Kamis (20/10/2016). "Tarif mengurus paspor melalui biro jasa berbeda dengan mengurus sendiri. Kalau mengurus sendiri tarifnya Rp355 ribu, sedangkan mengurus melalui biro jasa bisa mencapai Rp750 ribu per paspor," kata Yonri Koto.

Apabila mengurus sendiri, paspor bisa siap 7 hari, sedangkan melalui biro jasa merupakan jalur khusus bisa siap selama 2 hari.

Sistem kerjanya, biro jasa sehari-hari berada di dalam Kantor Imigrasi. Artinya, ucap Yonri, pungutan liar (Pungli) masih berjalan di Kantor Imigrasi Pekanbaru. Untuk itu, Kepala Imigrasi Kota Pekanbaru diminta agar menutup biro jasa yang berkantor di Imigrasi Pekanbaru.

Di waktu terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Lantaskim Imigrasi Pekanbaru, Supartono mengatakan, tak ada pungutan di Kantor Imigrasi Pekanbaru. Pembayaran paspor dilakukan pemohon ke bank.

"Kita tak ada lagi. Pembayaran melalui bank. Tak ada transaksi uang di kantor ini. Kita harus dukung program Jokowi. Semua sama nggak ada perbedaan. Tiga hari paspor selesai," kata Supartono.

Ketika ditanyakan, terkait keberadaan biro jasa di Kantor Imigrasi Pekanbaru, Supartono mengatakan, Biro Jasa ada izinnya dari kanwil.

Biaya mengurus paspor dengan biro jasa maupun sendiri sama. Biro jasa yang berada di kantor Imigrasi Pekanbaru hanya membantu mengisi dan foto copy. "Setiap apel pagi, pegawai diingatkan jangan coba-ciba pungli," ucap Supartono. (war)
Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY