Diduga Pembunuh Berdarah Dingin, Polisi Tangkap Dua Orang Pria

Minggu,23 Oktober 2016 | 08:44:46 WIB
Diduga Pembunuh Berdarah Dingin, Polisi Tangkap Dua Orang Pria
Ket Foto : Mayat Ziko Agustari yang ditemukan di tumpukan sampah, Jalan Gardu Induk PLN, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Air Hitam, Kamis (20/10/2016) lalu.
PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Pasca diketahuinya identitas mayat Ziko Agustari (24) warga asal Bengkulu, Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru (Satreskrim) berhasil menangkap dua orang pelaku yang diduga sebagai pembunuh korban.

Kedua pelaku berinisial SO (23) dan AO (20) ini diamankan saat berada di Muaro Bungo, Kabupaten Jambi. Saat itu, keduanya yang bisa dikatakan sebagai pembunuh berdarah dingin ini sedang menumpangi sebuah bus dan hendak melarikan diri, pada Sabtu (21/10/2016) siang.

Namun, pelarian mereka tersebut berhasil digagalkan lantaran yang polisi berhasil melacak keberadaan keduanya.

"Kita berhasil melacak keberadaan mereka dan saat itu juga mereka langsung kita lakukaan pengejaran. Mereka kita tangkap saat sedang menumpangi sebuah bus," ungkap Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Aryanto, Sabtu (23/10/2016) sore.

Lebih lanjut Bimo menjelaskan, perjalanan kedua pelaku tersebut sempat terhenti di Kabupaten Kuansing lantaran mereka menggunakan transportasi umum. Akan tetapi, ketika anggota Buser hendak menangkap pelaku disana, bus tersebut melanjutkan perjalanannya.

"Mereka sempat berhenti di Kuansing. Lalu mereka melanjutkan perjalanannya, beruntung saat itu mereka menggunakan bus jadi anggota langsung memepet dan menghentikan bus tersebut," jelasnya.

Untuk saat ini, kedua pelaku sudah diamankan di Mapolresta Pekanbaru guna penyidikan lebih lanjut. Keduanya ditangkap karena diduga telah melakukan pembunuhan secara keji terhadap Ziko Agustari.

Mereka diduga membunuh korban di rumah dengan cara menusuk tubuh korban sebanyak 40 kali. Akan tetapi, dari 40 tusukan tersebut terdapat 3 tusukan yang paling fatal yakni di bagian leher.

Setelah membunuh korbn, pelaku membuang jasadnya ke tumpukan sampah di Jalan Gardu Induk PLN, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki. Korban pertama kali ditemukan oleh pencari barang bekas Turut Silalahi pada Kamis (20/10/2016) lalu.(vir)
Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY