Pemkab Siak dan LAM Gelar Ghatib Beghanyut

Sabtu,19 November 2016 | 11:27:53 WIB
Pemkab Siak dan LAM Gelar Ghatib Beghanyut
Ket Foto : Bupati Siak, H Syamsuar. (foto : int)
SIAK (jurnalmetronews.com) - Pemerintah Kabupaten Siak bekerjasama dengan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Siak serta Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Siak menggelar acara Ghatib Beghanyut, sebagai agenda kegiatan tahunan untuk membangkitkan kembali budaya asli Siak, Jumat (18/11/16) malam dimulai pukul 19.30 WIB.

Dalam kegiatan tahunan yang bernuansa Islami tersebut, hadir juga Ketua Majelis Kerapatan Adat Melayu Riau Kabupaten Siak Zulkifli, Forkompinda Kabupaten Siak, Dewan Pengurus Lembaga Adat Melayu Kabupaten Siak, Pejabat Lingkungan Kabupaten Siak, beserta para tokoh Agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Siak.

Ketua Majelis Kerapatan Adat Melayu Riau Kabupaten Siak Zulkifli mengajak masyarakat untuk khusyuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan syarat dan rukunnya. 

"Marilah kita suluh dan cuci negeri ini dari berbagai yang tidak senonoh dan segala yang tidak patut," ujar Zulkifli.

Sementara itu Syamsuar mengatakan, kegiatan religi ini tentunya sangat bermakna, terutama dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan diri kepada Allah SWT.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan agama, sakral, dan religius, karena bukan sembarangan kita beranyut melainkan berzikir kepada Allah SWT," ucap Syamsuar.

"Semoga apa yang kita hajatkan ini, Negeri kita terhindar dari segala musibah dan dijauhkan dari marabahaya, dan semoga juga masyarakat diberi kemurahan rezeki, cucuran rahmat, nikmat, serta disayangi Allah SWT," lanjutnya.

Pada kegiatan Ghatib beghanyut kali ini, para peserta yang mengikuti doa dan zikir bersama, di atas sungai Siak tersebut menggunakan Ferry besar Belantik yang dimulai dari Pelabuhan LASDAP menuju arah ke Belantik.

Ghatib beghanyut adalah kegiatan zikir yang dilakukan di atas perahu dan seiring derasnya arus sungai Siak membuat perahu hanyut.

Istilah Ghatib beghanyut merupakan kalimat dari dua unsur kata, Ghatib merupakan orang alim bersama rombongan hanyut di atas perahu. Kegiatan Ghatib beghanyut diikuti sejulah jamaah masjid dan musala serta warga muslim Kabupaten Siak. Selama kegiatan doa dan zikir didengungkan di tengah Sungai. (rls/des)
Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY