Bupati Siak Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD 2017

Jumat,09 Desember 2016 | 22:19:34 WIB
Bupati Siak Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD 2017
Ket Foto : Bupati Siak menghadiri rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Rancangan APBD tahun Anggaran 2017.
SIAK (jurnalmetronews.com) - Rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Rancangan APBD tahun Anggaran 2017 telah berlangsung di Graha Paripurna Kantor DPRD Kabupaten Siak, Jumat (21/11/16).

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Siak Indra Gunawan. Rapat diikuti juga oleh Bupati Siak Syamsuar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Siak, para anggota Dewan, Pejabat eselon II dan III, unsur Forkopimda Kabupaten Siak, Pimpinan BUMD dan jajaran SKPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Siak.

Dalam sembutanya Syamsuar mengatakan, kondisi keuangan daerah untuk tahun 2017 belum memperlihatkan tanda-tanda perbaikan jika dibandingkan tahun 2016 saat ini, kita masih dihadapkan dengan perlambatan perekonomian akibat melemahnya ekonomi global.

"Kita juga masih dihadapkan dengan menurunnya pendapatan daerah akibat turunnya secara drastis penerimaan dana bagi hasil, khususnya dana bagi hasil migas serta penerimaan lainnya yang dipengaruhi oleh migas sehingga pada rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2017 kita telah berusaha menggunakan pendapatan yang terbatas tersebut secara efektif dan seefisien mungkin" tambahnya.

Pada kesempatan itu, Syamsuar memapaparkan secara umum Rancangan APBD tahun 2017 ini pendapatan daerah ditargetkan sebesar 1,695 triliun rupiah lebih, yang berasal dari pendapatan asli daerah sebesar 215,8 milyar rupiah lebih, dana perimbangan sebesar 1,271 triliun rupiah lebih, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 201,8 miliar rupiah, apabila dibandingkan dengan target pendapatan pada APBD perubahan tahun anggaran 2016 mengalami penurunan sebesar 436,1 miliar rupiah lebih atau turun 20,46 persen.

Sedangkan untuk belanja daerah direncanakan sebesar 1,560 triliun rupiah lebih, yang dibagi dalam Belanja Tidak Langsung (BTL) dan Belanja Langsung (BL). Belanja tidak langsung sebesar 887,5 miliar rupiah lebih atau 56,87 persen dan belanja langsung sebesar 673 miliar rupiah lebih atau 43,12 persen dari total belanja daerah. (rls/vir)
Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY