Penangkapan pelaku penembakan Jodi Oye

Satriandi Diduga Peroleh Senpi dari Aceh

Rabu,11 Januari 2017 | 08:47:35 WIB
Satriandi Diduga Peroleh Senpi dari Aceh
Ket Foto : Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto yang didampingi Kasat Reskrim Kompol Bimo Aryanto, saat ekspos penangkapan Satriandi di Mapolresta Pekanbaru, Senin (9/1/2017) siang.
PEKANBARU (jurnalmetronews.com) - Pihak kepolisian Polresta Pekanbaru masih melakukan pengembangan atas kasus penembakan yang diduga dilakukan oleh Satriandi (29) terhadap korbannya Jodi Oye (21).

Dari hasil pengembangan sementara, diduga Satriandi mendapatkan senjata api rakitan yang dia gunakan untuk menembak korban tersebut dari Provinsi Aceh.

"Dari hasil pengembangan, senpi yang digunakan pelaku untuk menembak korban diduga dia dapatkan dari Aceh," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, Selasa (10/1/2017) kemarin.

Namun, lanjut Susanto, pihaknya masih mencari tau apakah senpi tersebut didapatkan pelaku dengan cara membelinya atau dengan cara yang lain.

"Sedang kita dalami apakah senpinya didapat dari proses jual beli atau apa. Sedang kita lakukan pemeriksaan dan kroscek lanjutan," kata mantan Auditor Itwil II Itwasum Polri tersebut.

Seperti yang diketahui bahwa Satriandi alias Andi berhasil ditangkap kurang dari 24 jam usai melakukan aksinya dengan menembak Jodi Oye di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh, Sabtu (7/1) malam.

Andi ditangkap oleh tim gabungan dari Polresta Pekanbaru, Polres Padang Panjang, Polda Sumbar dan di backup oleh IT Intel Polda Riau saat dia melarikan diri ke Padang Panjang, Sumatera Barat, Minggu (8/1) lalu.

Dia diamankan saat berada di dalam mobil Freed, yang mana di dalam mobil tersebut anggota menemukan senpi rakitan berikut dengan 6 peluru yang diduga digunakan pelaku untuk menembak korban.(ica)
Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY