Cerdaskan Anak Bangsa, Prajurit Kostrad jadi Guru di Perbatasan

Kamis,12 Januari 2017 | 14:01:02 WIB
Cerdaskan Anak Bangsa, Prajurit Kostrad jadi Guru di Perbatasan
Ket Foto : Prajurit TNI yang mengabdikan diri sebagai guru.
JAKARTA (jurnalmetronews.com) - Kesan tentara yang keras, sangar dan galak tidak lagi melekat di dalam pandangan masyarakat.

Hal ini terbukti dengan keberadaan Kopda Syarif Hidayatulloh dan Kopda Nasru yang mengabdikan diri  sebagai guru disamping ditugaskan untuk menjaga perbatasan RI-RDTL, tergabung dalam Satgas Yonif Raider 321/Galuh Taruna Kostrad.

Menurut Kopda Nasru Jaman dan Kopda Syarif “Kami ditugaskan di NTT untuk menjaga perbatasan RI-RDTL itu memang menjadi tugas pokok kami, namun kami melihat situasi dan kondisi di wilayah tanggung jawab kami yaitu di daerah Manusasi melihat sekolah dengan keterbatasan guru yang ada dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak generasi penerus bangsa kami merasa terpanggil untuk membantu dalam meningkatkan kecerdasan anak anak di perbatasan. Setiap hari Jumat pagi kami berangkat ke sekolah  SD katolik Manusasi. Kami berdua memberikan materi IPS, Geografi, PBB dan Bela Negara. Murid kami seluruhnya 70 orang”, ucapnya.

  Kepala sekolah Agus Tinus dengan keberadaan Kopda Nasru dan Kopda Syarif menyampaikan bahwa “Kami sangat terbantu sekali mereka mampu merubah karakter dan mewarnai anak anak menjadi lebih disiplin dan semangat dalam menempuh cita citanya, dengan adanya Satgas Yonif Raider 321/GT Kostrad. Mereka membantu segala bidang terutama masalah pendidikan, mereka tidak pernah kenal menyerah dalam mengajari anak anak, di SD Katolik Manusasi”, tegasnya.

  Sudah menjadi panggilan jiwa setiap prajurit untuk dapat mengabdikan dirinya dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di sekelilingnya. Berbuat terbaik, tulus dan ikhlas menjadi bagian dari motivasi dalam pelaksanaan tugas. (Penkostrad/vir)
Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY