Terkait Pembangunan SMP Madani

Kadisdik tak Tahu Kontraktor Jadi Tersangka

Jumat,17 April 2015 | 17:38:45 WIB
Kadisdik tak Tahu Kontraktor Jadi Tersangka
Ket Foto : Kadisdik Kota Pekanbaru, Zulfadil

PEKANBARU (jurnalmetronews.com)- Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Prof Zulfadil mengaku tak mengetahui, kontraktor pelaksana PT Rimba Peraduan berinisial SY ditetapkan sebagai tersangka oleh Satuan Petugas Khusus Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Direktur Utama PT Rimba Peraduan tersebut merupakan pelaksana pembangunan proyek multiyears Sekolah Menengah Pertama Madani sebesar Rp45 miliar. SY diduga ditetapkan sebagai tersangka oleh Satuan Petugas Khusus (Satgasus) Kejaksaan Agung RI dalam perkara dugaan korupsi jalan di Provinsi Jambi.

"Saya tak tahu tentang itu, karena pelaksanaan lelang proyek Unit Layanan Pengadaan di Pemerintah Kota Pekanbaru," ujar Zulfadil kepada jurnalmetronews.com, Jumat (17/4/2015).

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, ujar Zulfadil, hanya menyediakan dokumen saja, sedangkan pelaksanaan lelangnya oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP). Pelaksanaan lelang proyek pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Madani sudah sesuai dengan ketentuan. Zulfadil membantah ada yang tidak beres dalam pelaksanaan proses lelang.

Di pihak lain, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Katwadi ketika dikonfirmasi yang bersangkutan tidak berada di ruang kerjanya. Begitu juga saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya tak aktif. (dy)
 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY