Tanah Ulayat Adat Seluas 24.000 Hektare Dikuasai Perusahaan, Ribuan Warga Sakai Geruduk Kantor Gubri

Rabu,15 Maret 2017 | 14:45:35 WIB
Tanah Ulayat Adat Seluas 24.000 Hektare Dikuasai Perusahaan, Ribuan Warga Sakai Geruduk Kantor Gubri
Ket Foto : Ribuan wargaa sakai seruduk kantor Gubri.
PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Tanah ulayat adat masyarakat Suku Sakai seluas 24.000 hektare yang dikuasai oleh PT Ivo Mas Tunggal hingga kini belum juga dikembalikan kepada warga sakai.

Sebagai tindak lanjutnya, ribuan warga Suku Sakai yang bermukim di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, ini pun mendatangi Kantor Gubernur Riau di Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru, Rabu (15/3), untuk meminta agar tanah tersebut dapat dikembalikan kepada mereka.

Dalam rilis aksi yang dibuat oleh para demonstran, mereka menyebutkan bahwa pada tahun 1982 PT Ivo Mas Tunggal telah meminta anak-anak dari Suku Sakai untuk mengisi polibet berisi bibit sawit yang akan ditanam di tanah masyarakat Suku Sakai dengan perjanjian lisan akan memberikan tanah masyarakat Suku Sakai.

Namun nyatanya, hingga kini tanah tersebut tak kunjung dikembalikan oleh pihak perusahaan. Sekitar tahun 2012 lalu, masyarakat Sakai pernah menuntut agar tanah tersebut dikembalikan. Tetapi pihak perusahaan masih memberikan janji dan menyuruh mereka untuk mencari lahan kosong sebagai gantinya.

"Untuk apa kalian duduki lahan kalian kan perusahan tidak mau memberikan. Ada juga yang mengatakan kalau mau dapat kembali lahan kalian ini percuma perusahaan juga tidak perduli dengan kalian," kata Koordinator Lapangan massa aksi, Roni.

"Kami datang kesini berharap agar Gubernur Riau bisa dapat menyelesaikn konflik tanah ulayat ini sesegera mungkin," tukasnya.(ica)
Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY