Lupa Tutup Tanki, Kapal Bendara India Semburkan 100 Kilogram CPO ke Laut

Sabtu,25 Maret 2017 | 19:23:43 WIB
Lupa Tutup Tanki, Kapal Bendara India Semburkan 100 Kilogram CPO ke Laut
Ket Foto : Kapal MT ARK Progress dengan bendera India yang diduga telah menumpahkan minyak CPO ke permukaan laut Dumai.
PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Diduga lupa menutup tanki atau lubang utama (main hole), kapal MT ARK Progress dengan bendera negara India, menyemburkan sekitar 100 kilogram minyak Crude Palm Oil (CPO) ke perairan laut Dumai tepatnya Pelabuhan Dermaga B PT Pelindo Dumai, Sabtu (25/3/2017) sekitar pukul 11.42 WIB.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, peristiwa tumpahnya minyak sawit kasar ke permukaan laut tersebut bermula ketika Perusahaan PT Naga Mas selaku pemilik pelabuhan dermaga melakukan loading atau pemindahan muatan minyak CPO ke kapal tersebut.

Peloadingan minyak itu dilakukan sejak Jumat (24/3) sekitar pukul 20.42 WIB dengan muatan sebanyak 4.000 ton serta yang bertanggung jawab adalah Master M Suhadi.

Pelaksanaan loading masih berlangsung hingga keesokan harinya dengan penanggung jawab berbedan yakni Master Dedi dan Master Bambang.

Ketika akan berakhirnya peloadingan minyak tersebut, pihak perusahaan PT Naga Mas melakukan pembersihan pipa penghubung yang digunakan untuk menyalurkan minyak CPO ke kapal dengan cara menembakkan tekanan angin ke dalam pipa.

Ketika pembersihan dilakukan, angin yang ditembakkan pipa penghubung masih tersalur ke dalam tanki kapal dn pihak kapal diduga telah lupa menutup lubang utama (main hole) yang berada di atas kapal.

Akibat lupanya menutup lubang angin tersebut, minyak CPO yang berada di dalam tanki tampung kapal pun tersembur ke luar yang memenuhi permukaan laut.

"Diperkirakan sekitar 100 kilogram minyak CPO yang tumpah. Atas kejadian tersebut pihak perusahaan sudah melakukan pembersihan dengan menggunakan kapal rakyat dan mengumpulkan minyak itu ke dalam tong," kata Kapolres Dumai AKBP Donal Ginting, Sabtu (25/3) malam.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan bahwa upaya pembersihan itu berlangsung sekitar 3 jam lamanya dan saat ini di sekitar pelabuhan dermaga sudah tidak tampak tumpahan minyak CPO tersebut.

"Upaya kita yaitu mengamankan barbuk, memeriksa saksi-saksi untuk membuktikan adanya pelanggaran atau kelalaian dan melakukan gelar perkara," pungkasnya.(ica)
Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY