Tingkatkan Sektor Pariwisata, Pemkab Rohil Launching Bagan Heritage

Rabu,05 April 2017 | 17:46:20 WIB
Tingkatkan Sektor Pariwisata, Pemkab Rohil Launching Bagan Heritage
Ket Foto : Acara launching Bagan Heritage.
BAGANSIAPIAPI, jurnalmetronews.com - Dalam rangka untuk memperkenalkan tempat wisata yang memiliki sejarah dan nilai jual yang tinggi, pemerintah daerah Rokan Hilir melaunching "Bagan Haritage" pada di halaman kantor badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD), Jalan merdeka, Bagansiapiapi, Senin (4/4/2017) malam kemarin.

Pembukaan Bagan Haritage itu ditandai dengan penampilan beragam budaya dan tarian serta penekanan tombol kembang api ke udara oleh Bupati Suyatno.

Dalam sambutannya Bupati Suyatno mengatakan, Bagansiapiapi adalah sebuah kota kewedanaan dan terus berkembang hingga menjadi sebuah kabupaten. Dimana Pemkab bersama DPRD serta masyarakat terus bersama membangun negeri yang berjuluk seribu kubah ini.

"Kita tetap akan menggali potensi pariwisata yang kita miliki. Namun yang paling menonjol itu adalah wisata Ritual bakar tongkang (RBT), dan pulau jemur. Kalau RBT sudah masuk salah satu wisata andalan dan sudah masuk dikelender nasional. Untuk wisata ini pemkab akan mengundang Mentri kemaritiman RI. Sementara pulau jemur letaknya sangat strategis dan berbatasan langsung dengan selat melaka," ujarnya.

Selain mengenalkan objek wisata bersejarah seperti rumah kapitan, water leding, tugu perjanjian, bekas pelabuhan Bagansiapiapi dan lain sebagainya, pemkab juga akan membangkitkan kembali ngopi dijalanan. Dimana nantinya beberapa jalan pada malam hari akan ditutup agar bisa ngopi di jalan.

"Kita akan tata kembali warung kopi (warkop) dengan kursi dan lampu jalanan yang berwarna warni. Jadi, selain ngopi wisatawan bisa menikmati pemandangan indahnya Kota Bagansiapiapi," katanya.

Selain itu, Pemkab Rohil juga akan menyiapkan becak wisata sebanyak 50 unit. Dimana para pengemudi becak itu nantinya akan dikantongi surat izin mengemudi (SIM) dan dibekali dengan ilmu sejarah Bagansiapiapi.

"Wisatawan itu kan kebanyakan datang dari luar, makanya para pengemudi becak dibekali dengan ilmu sejarah tentang kota bagansiapiapi. Jadi, pengemudi becak itu nantinya selain membawa penumpang juga bisa menjelaskan sejarah yang ada di Bagansiapiapi," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Riau, Arsyad Juliandi Rachman dalam sambutannya yang dibacakan kepala Balitbang Propinsi Riau mengatakan, Launching Bagan Heritage ini diyakini ke depannya akan mampu menjadikan kota Bagansiapiapi sebagai destinasi pariwisata sekaligus mampu mengangkat wisata yang ada. Karena kegiatan ini sangat strategis dalam mempromosikan objek wisata dan tempat-tempat yang memiliki sejarah.

Pemprov Riau katanya terus menggali berbagai objek wisata daerah dalam rangka menarik wisatawan.

Maka dari itu kreatifitas harus ditingkatkan agar nantinya bisa menjadi salah satu icon bersejarah di Rohil. Ia juga menyarankan wisata kuliner harus diangkat karena mampu menarik wisatawan untuk berkunjung. Karena kuliner itu juga bisa dijadikan sebagai bisnis yang mampu meningkatkan pendapatan asil daerah (PAD).

"Angkatlah berbagai macam kuliner dari potensi yang dimiliki oleh daerah, karena selain menguntungkan juga mampu membuka lapangan pekerjaan," sarannya.(jum/auz)
Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY