Perjuangan Prajurit Kostrad untuk Mencapai Wilayah Ujung Timur Indonesia

Jumat,26 Mei 2017 | 12:16:08 WIB
Perjuangan Prajurit Kostrad untuk Mencapai Wilayah Ujung Timur Indonesia
Ket Foto : Perjuangan para prajurit untuk mencapai wilayah timur Papua, Indonesia.
PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Guna mencegah masuknya pelintas batas illegal atau kegiatan illegal lainnya, prajurit Yonif Para Raider 432/Waspada Setia Jaya Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI–PNG Sektor Utara melakukan patroli di ujung timur wilayah Papua, Indonesia, Kamis (25/5/2017) kemarin.

Satgas Pamtas ini memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menjaga wilayah Skouw di Patok MM 1 membentang sepanjang garis perbatasan hingga Patok MM 3 yang masuk dalam wilayah Bewan Lama.

"Wilayah tersebut merupakan tugas pokok yang harus dilaksanakan kegiatan patroli patok secara rutin oleh Prajurit Yonif Para Raider kedepan, karena disinyalir masih terdapat adanya Pelintas Batas illegal, iIlegal logging, penyelundupan dan lain lain," ujar Dansatgas Letkol Inf Ahmad Daud, Jumat (26/5) siang.

Dansatgas menceritakan bahwa perjuangan prajurit Pamtas dari Poskotis di Skouw dengan kekuatan 10 orang yang dipimpin oleh Lettu Ctp Joko Setiono untuk mencapai perbatasan sangatlah tidak mudah. Butuh tenaga yang ekstra dan kecermatan lantaran jalan yang dilalui cukup ekstrem dan berbahaya apabila tidak berhati-hati.

Sebelum berangkat menuju poskonya masing-masing, prajurit TNI AD ini terlebih dahulu mempersiapkan perlengkapan domestik seperti makanan secukupnya, senjata dan tak lupa pula kompas serta peta perencanaan.

Usai mempersiapkan semua yang dibutuhkan, maka dimulailah perjuangan prajurit yang mengenakan pakaian hijau hitam, perjalanan ditempuh dengan cara berjalan kaki.

"Posisi koordinat peta perencanaan patroli dalam perjalanan untuk mencapai patok perbatasan ini ternyata tidak sama dengan kenyataan medan di lapangan, ternyata medan di lapangan sangat sulit dan sangat berat karena posisi patok berada di bagian paling utara, posisinya sangat dekat dengan bibir pantai setelah ditelusuri melalui jalan setapak," ungkapnya.

Lebih lanjut Dansatgas menceritakan bahwa untuk mencapai posnya, prajurit harus melewati jalan setapak dan anak tangga yang terbuat dari kayu untuk mencapai ketinggian. Karena kondisi jalur yang ditempuh sudah rusak, maka untuk menyusurinya prajurit harus menggunakan bantuan ranting kayu sebagai pegangan dan membuka jalan yang tertutupi oleh semak belukar.

Tak berhenti disitu saja, setelah melewati jalan setapak dan memanjat anak tangga, selanjutnya prajurit dihadapkan pada tebing yang curam dan terjal yang dipenuhi batu karang. Diperkirakan kedalamannya mencapai 139 meter diatas permukaan air laut.

"Setelah rintangan itu dilewati perjalanan patroli patok ini bisa sampai di bibir pantai dimana tidak ada pasir yang menghampar, tetapi batu karang yang tajam yang mengahampar di depan. Pemandangan laut lepas yang ombaknya sangat keras dan posisi patok MM 1 ada di sisi kanan sekitar 50 meter dari jalan setapak," tutur Letkol Ahmad.

Usai melewati segala rintangan dan sampai di posko, prajurit harus membersihkan tapal patok batas yang ditutupi oleh tumbuhan liar. Dari psoko tersebut prajurit dapat melihat aktivitas masyarakat negara tetangga, karena posisi patok yang langsung berhadapan dengan pemukiman warga dari Kampung Wutung-PNG.

  Patroli Patok ini  sangat menguras tenaga Prajurit Yonif Para Raider 432/WSJ Kostrad, namun demi keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini mereka tetap melaksanakannya dengan penuh semangat dan dedikasi yang tinggi, sehingga kegiatan bisa terlaksana dengan lancar dan aman sampai kembali ke Poskotis di Skouw.

“Kepada Prajurit pada saat pelaksanaan Patroli patok batas agar mengecek rute-rute jalan jalan-jalan yang sering dilalui oleh masyarakat disekitar perbatasan untuk mengantisipasi terjadinya pelintas batas ilegal," tegasnya.

Kegiatan Patroli Patok bagi Prajurit Satgas Pamtas Yonif 432/WSJ Kostrad menjadi pengalaman yang sangat mengesankan dan sangat membanggakan karena merupakan tantangan dan kesan tersendiri bagi seluruh prajurit yang ditunjuk untuk ikut tim setingkat regu dalam pelaksanaan patroli patok ini.(ica)
Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY