Hasil akan Dilaporkan ke Presiden RI

Pansus Lahan Temukan Kerugian Negara Rp136 Triliun

Jumat,08 Mei 2015 | 18:02:06 WIB
Pansus Lahan Temukan Kerugian Negara Rp136 Triliun
Ket Foto : Ketua Pansus Monitoring dan Evaluasi Lahan DPRD Provinsi Riau, Suhardiman Amby.

PEKANBARU (jurnalmetronews.com)- Panitia Khusus Monitoring dan Evaluasi Lahan, Perkebunan, Perizinan dan Pertambangan DPRD Provinsi Riau memperkirakan potensi kerugian negara dari sektor pajak selama 5 tahun diperkirakan Rp136 triliun. Hasil temuan itu akan dilaporkan ke Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Monitoring dan Evaluasi Lahan, Perkebunan, Perizinan dan Pertambangan DPRD Riau, Suhardiman Amby, Jumat (8/5/2015).

Potensi kerugian negara diperkirakan berasal dari pajak penghasilan (PPH), Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) perusahaan di Riau, sedangkan kerugian negara selama setahun terakhir diperkirakan sebesar Rp26 triliun.

"Total kerugian negara selama lima tahun Rp136 triliun, sedangkan setahun terakhir Rp26 triliun. Itu belum dari pajak yang lain, seperti bea keluar, PSDH-DR, air permukaan, dan pajak kendaraan," kata Suhardiman Amby.

Diungkapkan Suhardiman, perusahaan menghitung sendiri pajaknya dan bayar sendiri. Lemahnya, pengawasan daerah mengakibatkan negara dirugikan dari segi pajak. Oleh karena itu, temuan Pansus DPRD Riau akan direkomendasikan ke Presiden RI agar segera ditindaklanjuti. "Ini tak akan putus oleh daerah," ungkap Suhardiman.

Seperti diketahui, Pansus Monitoring dan Evaluasi Lahan, Perkebunan, Perizinan dan Pertambangan DPRD Riau, memanggil 140 perusahaan perkebunan di Riau dari total 410 perkebunan yang beroperasi di Riau. (dy)
 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY