Dua Bulan Lebih Kabur, Tahanan Kasus Narkotika 1Kg Ganja Menyerahkan Diri

Selasa,18 Juli 2017 | 15:20:00 WIB
Dua Bulan Lebih Kabur, Tahanan Kasus Narkotika 1Kg Ganja Menyerahkan Diri
Ket Foto : Salah seorang tahanan yang kabur dari Rutan Sialang Bungkuk berhasil diamankan kembali.
PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Setelah dua bulan lebih melarikan diri dari Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru, akhirnya salah seorang tahanan yang ikut kabur bersama ratusan tahanan lainnya pada Jumat (5/5/2017) lalu, kembali diamankan oleh pihak kepolisian.

Tahanan tersebut diketahui bernama Herman Susilo (36). Dia ditahan oleh Polsek Limapuluh pada bulan Mei lalu atas kasus narkotika dengan barang bukti 1Kg ganja kering.

"Benar tahanan Rutan yang melarikan diri sudah diamankan kembali oleh Polda Riau. Dia diserahkan ke Polresta Pekanbaru sebelum dikembalikan ke Rutan," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Aryanto, Selasa (18/7) siang.

Herman yang merupakan warga Jalan Pinang, Kecamatan Bukitraya tersebut kembali diamankan setelah keluarganya menghubungi anggota Polda Riau bahwa salah seorang tahanan yang dahulu ikut melarikan diri ingin menyerahkan diri."Senin (17/7) personil Sabhara Polda Riau menjemputnya di rumahnya," kata Bimo.

Setelah dilakukan interogasi, Herman mengaku selama dua bulan lebih itu dia melarikan diri ke Pasir Pangaraian, Kabupaten Rohul. Kemudian menginap di rumah temannya yang ada di Panam sebelum kembali ke rumah keluarganya.

Saat kerusuhan terjadi, Herman melarikan diri bersama ratusan tahanan lainnya ke arah Jalan Harapan Raya - Imam Munandar. Dia melewati perkebunan sawit agar tidak ditangkap oleh warga maupun kepolisian.

Kemudian, Herman pergi ke rumah temannya Bembeng yang tinggal di Kelurahan Simpang Tiga. Disana dia meminta ongkos kepada Bembeng sebesar Rp150 ribu untuk kabur ke tempat lain.

Selanjutnya, Herman pergi ke rumah temannya yang lain yakni Robi di daerah Kubang Raya untuk meminta ongkos agar bisa melarikan diri ke Pasir Pangaraian.

Di Pasir, Herman tinggal di rumah temannya Indra (34) yang beralamat di Jalan Prambanan selama 4 hari. Sebulan di Rohul, dia selalu berpindah-pindah tempat tinggal dari teman satu ke teman yang lainnya.

Tak betah di daerah Rohul, akhirnya Herman memutuskan untuk kembali ke Pekanbaru. Sesampainya di Pekanbaru dia tinggal di rumah Roni.

Hingga akhirnya Herman merasa menyesal dan tidak tenang dengan pelariannya, dia pun memutuskan untuk menyerahkan diri. Dia kembali ke rumahnya dan menyuruh anggota keluarganya untuk menghubungi pihak kepolisian.

"Dia ini dahulu ditangkap oleh Polsek Limapuluh bersama dengan 2 tersangka lainnya. Pada saat kerusuhan dia baru 2 hari ditahan di Rutan di blok B kamar 02 yang berisi 76 tahanan," jelas Kasat.

Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya Herman pun dikembalikan ke Rutan hari ini.(sya)
Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY