Hendak Pergi Berladang, Petani di Tambusai Utara Tewas Diterkam Buaya

Senin,07 Agustus 2017 | 13:15:39 WIB
Hendak Pergi Berladang, Petani di Tambusai Utara Tewas Diterkam Buaya
Ket Foto : Kapolsek Tambusai Utara AKP Fauzi melakukan pencarian terhadap warga yang hilang diterkam buaya bersama warga sekitar dan anggota polisi lainnya. Foto: Polsek Tambusai Utara.
ROHUL, jurnalmetronews.com - Susanto (35) yang sehari-hari bekerja sebagai petani ditemukan tewas usai diterkam buaya saat menyeberangi Sungai Puntung Km 37, Desa Persiapan Mahato Hulu, Kecamatan Tambusai Utara. Ketika itu korban diketahui hendak pergi berladang ke Rawa Seribu, Minggu (6/8/2017) kemarin.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, korban yang merupakan warga Desa Persiapan Suka Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, tersebut kala itu pergi bersama temannya Eka Sudarma dengan menggunakan rakit pada Minggu sekitar pukul 09.00 WIB.

"Saat dipertengahan sungai, tiba-tiba datang seekor buaya dari dalam sungai yang langsung menerkam korban. Teman korban yang merasa ketakutan langsung menghubungi warga sekitar untuk meminta pertolongan," ungkap Kapolsek Tambusai Utara, AKP Fauzi kepada jurnalmetronews.com, Senin (7/8) siang.

Fauzi menceritakan bahwa setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai adanya seorang warga yang hilang diterkam buaya, pihaknya bersama warga sekitar langsung melakukan pencarian.

"Korban berhasil ditemukan pada sore hari sekitar pukul 17.30 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Saat itu, kita juga melihat beberapa kali buaya yang diduga menerkam korban muncul ke permukaan. Setelah menemukan korban, kita langsung bawa dia ke Puskesmas Tambusai Utara 2 guna dilakukan visum et repertum," jelasnya.

Dari hasil visum, pada tubuh korban ditemukan 13 luka robek di bagian paha kiri, 1 luka robek besar di bagian pinggang dan 3 luka berlobang di bagian tubuh lainnya.

"Usai dilakukan visum, kita menyerahkan korban ke pihak keluarga guna dilakukan pemakaman. Sementara itu kita juga berkoordinasi dengan Balai Besar Sumber Daya Alam (BBKSDA) mengenai keberadaan buaya di sungai tersebut," pungkasnya.(sya)
Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY