Terindikasi DNA Babi, Bakso Mekar Hentikan Penjualan Hingga 21 Hari Kerja

Senin,28 Agustus 2017 | 18:02:41 WIB
Terindikasi DNA Babi, Bakso Mekar Hentikan Penjualan Hingga 21 Hari Kerja
Ket Foto : Ilustrasi bakso mengandung daging babi.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Bakso Mekar yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, terpaksa menghentikan sementara aktivitas penjualan lantaran bakso yang dijualnya terindikasi mengandung DNA babi.

Penghentian sementara itu, ditetapkan langsung oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan Kota Pekanbaru melalui surat rekomendasi penghentian sementara kegiatan dengan nomor R-IN.07.06.843.08.17.1637.

Di dalam surat tersebut, tertulis bahwa Bakso Mekar yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan telah terdeteksi fragmen DNA spesific porcine (babi).

Sampel makanan di tempat tersebut telah di uji di laboratorium dan hasilnya keluar pada tanggal 31 Maret 2017 lalu.

Dengan terdeteksinya kandungan bahan yang tidak halal bagi umat muslim tersebut, maka BPOM merekomendasikan kepada Dinas Kesehatan Pekanbaru untuk memberikan sanksi berupa penghentian aktivitas berjualan selama 21 hari kedepan kepada Bakso Mekar.

Selain itu juga diperintahkan agar memproduksi bakso dari bahan daging yang sesuai keamanan, mutu, gizi dan tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat.

Surat itu ditanda tangani langsung oleh Kepala BPOM Pekanbaru, Muhammad Kashuri, dengan tembusan kepada Gubernur Riau, Walikota Pekanbaru, dll.(sya)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY