Bakso Terindikasi DNA Babi

Noviwaldy : Astagfirullah, Proses dan Adili Pemiliknya

Senin,28 Agustus 2017 | 18:44:44 WIB
Noviwaldy : Astagfirullah, Proses dan Adili Pemiliknya
Ket Foto : Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com -- Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman terkejut mengetahui ada bakso yang mengandung DNA Babi.

Bakso Mekar di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, mesti ditutup. "Astagfirullah, proses dan adili pemiliknya. Teganya menipu dan menjual makanan mengandung Babi. Saya menegcam tempat itu," ucap Noviwaldy Jusman yang disapa akrab dengan panggilan Dedet.

Anggota Dewan dari Daerah Pemilihan Kota Pekanbaru itu berharap agar DPRD Kota bergerak cepat terhadap masalah ini, jika benar ini merupakan kejahatan di tanah Melayu.

Di tempat terpisah, Balai Pengawasan Obat dan Makanan Kota Pekanbaru melalui surat rekomendasi menetapkan penghentian sementara kegiatan dengan nomor R-IN.07.06.843.08.17.1637.

Di dalam surat tersebut, tertulis bahwa Bakso Mekar yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan telah terdeteksi fragmen DNA spesific porcine (babi).

Sampel makanan di tempat tersebut telah di uji di laboratorium dan hasilnya keluar pada tanggal 31 Maret 2017 lalu.

Dengan terdeteksinya kandungan bahan yang tidak halal bagi umat muslim tersebut, maka BPOM merekomendasikan kepada Dinas Kesehatan Pekanbaru untuk memberikan sanksi berupa penghentian aktivitas berjualan selama 21 hari kedepan kepada Bakso Mekar.

Selain itu juga diperintahkan agar memproduksi bakso dari bahan daging yang sesuai keamanan, mutu, gizi dan tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat.

Surat itu ditanda tangani langsung oleh Kepala BPOM Pekanbaru, Muhammad Kashuri, dengan tembusan kepada Gubernur Riau, Walikota Pekanbaru, dll.(war/sya)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY