Juru Foto Asal Inggris Menangkan Hak Swafoto Monyet Sulawesi

Rabu,13 September 2017 | 09:24:15 WIB
Juru Foto Asal Inggris Menangkan Hak Swafoto Monyet Sulawesi
Ket Foto : ©David J. Slater

SAN FRANSISCO, jurnalmetronews.com - Setelah dua tahun bergelut di Pengadilan San Francisco, Amerika Serikat, selama dua tahun, juru foto David J. Slater asal Monmouthshire, Inggris, memenangkan gugatan tentang hak terkait swafoto seekor monyet jenis macaque asal Indonesia, Naruto.

Hakim menyatakan hak cipta swafoto itu tidak bisa diberikan kepada sang monyet.

Dilansir dari laman BBC, Selasa (12/9), kasus itu dimulai saat organisasi pecinta binatang People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) menuntut David supaya sang monyet juga mendapatkan manfaat dari swafoto.

Kisah itu bermula pada 2011. Saat itu David berkunjung ke Taman Nasional Tangkoko, Bitung, Sulawesi Utara. Di sana dia mengabadikan gambar sejumlah monyet. Kemudian, David sengaja menaruh kameranya dan membiarkan monyet-monyet itu memainkannya. Salah satunya berhasil diambil dengan gaya swafoto.

David kemudian pulang dan foto-foto itu laku terjual. Tak lama kemudian, datang surat panggilan dari Pengadilan San Francisco supaya menghadiri sidang gugatan terkait hak cipta. Dia terkejut karena melihat nama kasus itu 'Naruto melawan David Slater'. Gugatan itu didaftarkan oleh PETA dan kuasa hukum mereka, Jeff Kerr.

Selama dua tahun David terus melawan gugatan itu. Dia menyatakan banyak kejanggalan dalam materi gugatan diajukan PETA.

"Mereka (PETA) cuma mempedulikan uang dan pemberitaan ketimbang hewan itu. Mereka membuang sumbangan orang-orang hanya buat mengejar kasus ini," kata David.

Menurut David, monyet berswafoto itu juga bukan Naruto yang berkelamin jantan, tetapi Ella merupakan betina. Namun, David akhirnya luluh juga.

Usai sidang, David menyatakan menyumbangkan 25 persen keuntungannya buat perlindungan dan kesejahteraan Naruto dan monyet sejenisnya.

"Kasus ini memicu sejumlah diskusi di dunia tentang perlunya melindungi dan memperluas hak-hak mendasar binatang demi kebaikan mereka, bukan dalam maksud bagaimana mereka bisa dieksploitasi oleh manusia," kata Kerr.

Kini, David bisa bernapas lega karena hak cipta swafoto monyet itu tetap berada di tangannya. David juga mengaku sebagai seorang pegiat pelestarian satwa dan foto itu dianggap membantu kehidupan hewan-hewan di Indonesia.

Artikel ini telah terbit di merdeka.com dengan judul: Setelah 2 Tahun, Gugatan Monyet Sulawesi ke Juru Foto Inggris Berakhir

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY