Bawaslu dan KPK Saling Tukar Informasi Dugaan Korupsi pada Pilkada dan Pilpres

Selasa,10 Oktober 2017 | 20:50:12 WIB
Bawaslu dan KPK Saling Tukar Informasi Dugaan Korupsi pada Pilkada dan Pilpres
Ket Foto : Dokumentasi: Kompas.com

JAKARTA, jurnalmetronews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan saling bertukar informasi mengenai dugaan korupsi yang melibatkan penyelenggara negara selama proses Pemilihan Kepala Daerah 2018 dan Pemilihan Presiden 2019.

Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, meski kerja sama yang dilakukan dengan KPK sebatas di bidang pencegahan, tidak menutup kemungkinan kerja sama meluas ke bidang penindakan KPK. Apalagi, jika ada indikasi pelibatan pejabat negara.

"Kami akan sharing, banyak tukar informasi dengan KPK. Apalagi kalau ada dugaan dan masuk ruang pidana korupsi oleh petahana misalnya, itu bisa kami bagi dengan KPK," ujar Abhan dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, laporan dari Bawaslu bisa ditindaklanjuti KPK. Khususnya, kata Saut, yang melibatkan kepala daerah petahana.

Hasil riset yang dilakukan KPK, korupsi oleh kepala daerah diduga terjadi akibat beberapa faktor yang terjadi dalam proses pemilihan atau kampanye kepala daerah. Misalnya, besarnya dana kampanye, mahar partai politik, dan politik uang untuk pemilih.

"KPK tidak bisa masuk ketika tidak ada penyelenggara negara dan kerugian negara. Mudah-mudahan jangka panjang, pimpinan parpol juga bisa disebut penyelenggara negara," kata Saut.

Berita telah dipublikasikan kompas.com dengan judul: Bawaslu-KPK Tukar Informasi soal Politik Uang pada Pilkada dan Pilpres pada Selasa, 10 Oktober 2017 | 20:30 WIB


 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY