Tingkat Provinsi dan Nasional

Kota Pekanbaru Penyumbang Terbesar Sekolah Adiwiyata

Dibaca: 95 kali  Jumat,20 Oktober 2017 | 11:30:50 WIB
Kota Pekanbaru Penyumbang Terbesar Sekolah Adiwiyata
Ket Foto : Walikota Pekanbaru, DR. H. Firdaus, ST, MT menyerahkan bibit tanaman. (Foto : int)

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Walikota Pekanbaru, DR Firdaus, ST, MT
mendukung program Sekolah Berbudaya Lingkungan (Adiwiyata). Dari 12  
kabupaten/kota se-Provinsi Riau, kota madani sukses jadi penyumbang terbesar untuk
tingkat Provinsi Riau, bahkan hingga ke tingkat nasional. 


Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota
Pekanbaru, Zulfikri melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan, Hj. Elmawati, ST, MM.
"Tahun lalu, dari kabupaten dan kota yang lain, sebanyak 33 sekolah di Pekanbaru
tercatat menyumbang penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Riau, sedangkan Bengkalis
10 sekolah dan Dumai 7 sekolah, sehingga Pekanbaru penyumbang terbesar Adiwiyata
tingkat provinsi," ujar Elmawati di ruang kerjanya, Kamis (19/10/2017). 


Tak hanya itu, Kota Madani juga merupakan penyumbang terbesar untuk penghargaan
sekolah Adiwiyata tingkat Nasional dari Provinsi Riau tahun 2016. Sebanyak 13 Sekolah
Adiwiyata di Kota Pekanbaru diundang mengikuti serasehan Sekolah Adiwiyata tingkat
nasional, sedangkan Bengkalis 5 sekolah, Siak 4 sekolah, Pelalawan 3 sekolah, Kuansing
2 sekolah, Kampar 2 sekolah, dan Indragiri Hilir 1 sekolah. 


Perkembangan Sekolah Adiwiyata di Kota Pekanbaru sangat pesat. Hal itu terlihat
sebanyak 8 sekolah yang diusulkan oleh Provinsi Riau untuk tingkat sekolah Adiwiyata
mandiri tahun 2017. Satu-satunya sekolah yang lolos mewakili Riau dari kabupaten/kota
yang lain, yakni Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 20 Pekanbaru menerima
penghargaan Adiwiyata mandiri dari Presiden Republik Indonesia.


Selain itu, untuk calon Adiwiyata tingkat nasional tahun 2017, Dinas Lingkungan Hidup
dan Kebersihan Kota Pekanbaru sudah melakukan pembinaan kepada 43 sekolah yang
juga akan diusulkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik
Indonesia. "Tentunya, diharapkan 43 sekolah yang diusulkan tersebut dapat menerima
penghargaan Adiwiyata tingkat nasional," ungkap Elmawati. 


Kabid Tata Lingkungan DLHK Kota Pekanbaru mengatakan, menaruh harapan besar
agar sekolah-sekolah Adiwiyata di Kota Pekanbaru selalu konsisten dalam melakukan
pengelolaan terhadap lingkungan hidup. Tercatat, perkembangan sekolah yang menerima
penghargaan Adiwiyata dari tingkat kota, provinsi, nasional hingga mandiri dari tahun
2012 hingga 2017 mencapai 269 sekolah. 


Rinciannya, sekolah Adiwiyata tingkat kota Pekanbaru 173 sekolah, sekolah Adiwiyata
tingkat provinsi Riau sebanyak 55 sekolah, sekolah Adiwiyata tingkat nasional 33
sekolah, dan sekolah Adiwiyata tingkat mandiri 8 sekolah. Total 269 sekolah. Dengan
demikian, sebesar 50 persen lebih sekolah di Pekanbaru tercatat menerima penghargaan
Adiwiyata. 


Program Adiwiyata ini, ungkap Elmawati, dilaksanakan setiap bulan Februari. DLHK
Kota Pekanbaru mensosialisasikannya ke sekolah-sekolah agar mendaftarkan diri ikut
program Adiwiyata Kota Pekanbaru, kemudian dilakukan pembinaan mulai dari dalam
kantor hingga ke lapangan sekolah. Selanjutnya, setelah mengisi form syarat administrasi,
tim penilai dari Pekanbaru yang terdiri dari, DLHK, Disdik Kota Pekanbaru, Kemenag
Pekanbaru, dan perwakilan Sekolah Adiwiyata mandiri melakukan penilaian. Sistem
penilainnya, untuk nilai 56 dari maksimum 80 lolos Adiwiyata Pekanbaru. 


"Apabila sekolah-sekolah tersebut telah melakukan pengelolaan lingkungan hidup dengan
baik melalui program Adiwiyata dapat dibayangkan betapa besar kontribusinya terhadap
keasrian Kota Pekanbaru, kontribusi dalam penghijauan udara yang bersih, pengelolaan
sampah terkendali, perilaku siswa-siswi sekolah yang berbudaya lingkungan yang akan
ditularkan kepada keluarga masing-masing," ujar Elmawati.   


Tujuan program Adiwiyata ini, adalah membentuk sekolah yang peduli dan berbudaya
lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan,
menyediakan generasi penerus yang berwawasan lingkungan. Selain itu, program
Adiwiyata merupakan salah satu upaya pelestarian lingkungan dengan konsep Green City
yang bertujuan untuk mewujudkan Kota Pekanbaru yang bersih, sehat, nyaman, dan asri
untuk menuju Kota Pekanbaru Smart City Madani. (adv/dlhk/kominfo)
 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY