Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Istana Bogor Disulap Jadi Tempat Nongkrong

Sabtu,28 Oktober 2017 | 13:11:44 WIB
Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Istana Bogor Disulap Jadi Tempat Nongkrong
Ket Foto : Presiden Joko Widodo wefie bersama pemuda di istana Bogor, Sabtu. Dokumentasi Kompas.com

JAKARTA, jurnalmetronews.com - Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triwan Munaf menyampaikan, sekitar 1.000 orang menghadiri perayaan Hari Sumpah Pemuda di Istana Bogor, Sabtu (28/10/2017).

Perwakilan pemuda dari berbagai komunitas, pelaku usaha kreatif hingga atlet berpartisipasi dalam acara tersebut.

Ada pemandangan menarik dari lokasi itu. Di samping stand-stand pelaku usaha kreatif dan arena olahraga mini, terdapat pula sejumlah kursi santai di hamparan rumput halaman istana.

Triawan menuturkan, lokasi acara seperti tempat tongkrongan tersebut dikonsep oleh para anak muda dan amat disukai oleh presiden.

"Iya (seperti tempat tongkrongan) Pak Presiden suka sekali," ujar Triawan.

Menurut Triawan, konsep acara tersebut telah disampaikan sebelumnya kepada Presiden. Presiden menyampaikan bahwa ia tak ingin perayaan yang kaku dan hanya dirayakan dengan upacara formal.

Di samping itu, presiden juga ingin agar pada perayaan sumpah pemuda tahun ini pemerintah juga mendengarkan aspirasi pemuda, tak hanya sekadar perayaan.

"Pemuda ini semacam memberi komitmen baru kepada Sumpah Pemuda bukan hanya memperingati," kata Triawan.

Terdapat panggung kecil yang berdiri di depan halaman istana. Beberapa musisi ternama ikut mengisi acara di antaranya Barasuara dan Rizky Febian.

Presiden juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan para anak muda dan mendengar aspirasi yang disampaikan serta mencoba beberapa olahraga, seperti olahraga panah dan bulutangkis.

Berita ini telah dipublikasikan di kompas.com dengan judul: Hari Sumpah Pemuda, Jokowi "Sulap" Istana Bogor Jadi Tempat Nongkrong

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co

Rabu,25 April 2018 - 23:19:29 WIB

Mantan Kadis Ciptada Riau Jalani Sidang Perdana 

PEKANBARU, jurnalmetronews.com- Mantan Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air (Ciptada) Provinsi Riau, Dwi Agus Sumarno dan dua terdakwa lainnya, Yuliana J Baskoro serta Rinaldo Mugni menjalani sidang perdana dugaan korupsi pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Riau, Rabu (25/4/2018).

Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY