Bertemu Menteri LHK, Noviwaldy Tindaklanjuti Aspirasi Pekerja RAPP

Dibaca: 188 kali  Senin,13 November 2017 | 20:02:09 WIB
Bertemu Menteri LHK, Noviwaldy Tindaklanjuti Aspirasi Pekerja RAPP
Ket Foto : Pertemuan DPRD Riau dengan Menteri LHK di Kementerian LHK.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman bertemu dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menindaklanjuti aspirasi Serikat Pekerja Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), saat demo besar-besaran pada 23 Oktober 2017.

Demo Serikat Pekerja RAPP tersebut diterima Ketua DPRD Riau. Noviwaldy yang akrab dipanggil Dedet memutuskan menempuh jalan diplomasi menyelesaikan masalah itu. "Saya bertemu dengan Menteri bersama pak Sunaryo," kata Dedet, Senin (13/11/2017).

Pertemuan dengan Menteri yang dikenal tegas itu juga turut dihadiri Sekjen dan para Dirjennya. Sambutan Menteri LHK ternyata sangat luar biasa, Menteri tidak berdiskusi seperti yang diceritakan kebanyakan orang. 

Menteri LHK menyambut baik DPRD Riau yang memilih keputusan dengan membuka kebuntuan jalur diplomasi. "Sungguh di luar perkiraan saya. Sangat elegan saya terkesima," ujar Dedet yang menirukan perkataan Menteri LHK.

Pembahasan berlangsung tertutup dipimpin Wakil Ketua DPRD Riau. Politisi Partai Demokrat ini membuka pembicaraan dengan menyampaikan segala permasalahan di Riau, terkait dengan kawasan sampai dengan kelangsungan hidup pekerja RAPP.

DPRD Riau memohon kepada pemerintah pusat agar saat berakhir RKT pada 23 November ini, perusahaan diperkenankan masih beroperasi. 

Kementerian mencapai kesepakatan, bahwa kegiatan ekonomi tak boleh berhenti dan tak akan menghentikan kegiatan. "Silahkan lanjutkan sambil pihak perusahaan atas izin Menteri membuka konsultasi seluas-luasnya dalam menyusun RKU," ujar Dedet yang menyampaikan pesan dari Kementerian. 

Wakil Ketua DPRD Riau ini menyampaikan kepada seluruh khalayak ramai jangan khawatir, karena sudah bersepakat agar semua pihak terkait dengan RAPP, khususnya para pekerja tetap melaksanakan kegiatannya. 

Menteri bisa menerima argumentasi dari DPRD Provinsi Riau dan memahami perasaan pekerja. Dedet mengatakan, Menteri LHK tak akan menghentikan kegiatan dan mempersilahkan tim RAPP dan KLHK duduk bersama berkonsultasi menyusun RKU di Jakarta.

"Menteri menyatakan sangat memperhatikan kondisi alam di Riau terutama Gambut. Masyarakat Riau harus diselamatkan dari kebakaran hutan dengan asap yang menyiksa rakyat Riau juga negara tetangga. Ini bukan lagi menjadi masalah di internal NKRI tapi masalah dunia," ujar Dedet. 

Oleh karena itu, Menteri menyatakan bahwa yang dilakukan adalah menata ulang. Tidak semua gambut yang tidak boleh diusahakan, tapi gambut dalam dan kubah gambut jangan dirusak, karena kalau kubahnya dirusak airnya kemana-mana dan gambut kering, sehingga gampang tersulut api. 

"Kami akan mendorong Gubernur untuk melakukan pembicaraan menindak lanjuti hasil pembicaraan kami dengan Menteri. Untuk itu sebagai pimpinan DPRD Riau, kami minta agar semua pihak menjaga suasana kondusif, karena konsultasi akan lebih diintensifkan, tapi dalam menyusun RKU akan disusun bersama di KLHK dan duduk semeja," tutup Dedet. (war)

 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY