Pelaku Penyerangan Masjid yang Tewaskan 235 Orang Diburu Militer Mesir

Dibaca: 57 kali  Sabtu,25 November 2017 | 13:33:35 WIB
Pelaku Penyerangan Masjid yang Tewaskan 235 Orang Diburu Militer Mesir
Ket Foto : Foto : Ilustrasi (int/tribunnews)

JAKARTA, jurnalmetronews.com - Pelaku penyerang masjid di Sinai Utara, seusai Salat Jumat yang menewaskan 235 orang diburu militer Mesir. Kejadian itu merupakan teror terburuk di Mesir. 

Presiden Abdel Fattah el-Sisi berjanji akan merespons serangan di Masjid Rawdah dengan kekuatan penuh. Media Mesir melaporkan 109 orang luka-luka.

Mesjid itu dikenal sebagai tempat kelahiran Sheikh Eid al-Jariri, ulama Sufi yang dianggap sebagai pelopor Sufisme di Semenanjung Sinai. Milisi menembaki jamaah yang berlarian menyelamatkan diri setelah sebuah bom meledak di Masjid Rawdah, yang terletak antara Bir al-Abed dan Kota Al-Arish. "Para penyerang juga menembaki ambulans," kata para saksi seperti yang dikutip jurnalmetronews.com dari cnnindonesia.com, Sabtu (25/11/2017).

Menurut kantor berita Mesir, Ahram Online, ledakan dari bom rakitan menyebabkan kerusakan cukup parah di Mesjid Rawdah. Serangan dimulai saat bom rakitan meledak di gedung penghubung mesjid dan, milisi menembaki para jemaah yang berusaha menyelamatkan diri, kata para saksi.

Ashraf Abu Salem, 27 tahun, mengatakan milisi bersenjata masuk ke mesjid dan menembaki jemaah. Salem yang masuk ke dalam mesjid setelah kejadian menemukan banyak jasad korban ditembak dari belakang. Pakaiannya Salem bersimbah darah dari korban yang dia bawa keluar, namun dia berhasil selamat.

Sebelum aparat keamanan tiba, milisi juga menyerbu dan menembaki ambulans yang membawa korban luka-luka. Osama, salah seorang sopir ambulans yang tiba pertama kali di tempat kejadian mengatakan dia sempat berbalik saat ditembaki dan baru berhasil mencapai Mesjid Rawdah setelah aparat mengamankan jalanan.

Menurut Diaa Rashwan, kepala layanan informasi setempat, para penyerang menggunakan senjata otomatis. Beberapa korban tewas akibat ledakan bom. Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY