Sandiaga Dukung Mendagri Coret Anggaran tak Masuk Akal

Sabtu,25 November 2017 | 13:45:29 WIB
Sandiaga Dukung Mendagri Coret Anggaran tak Masuk Akal
Ket Foto : Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. (Foto ; tempo.co/int)

JAKARTA, jurnalmetronews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mendukung penuh rencana Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang akan mencoret anggaran tidak masuk akal Pemprov DKI Jakarta dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2018.

Bahkan, Sandi menyarankan agar awak media membuat survei sendiri dan menyisir anggaran apa saja yang perlu dikritisi. "Silakan, silakan, bagus banget. Dan wartawan punya usul, wartawan bikin dong sensus di antara kalian mana (anggaran) yang paling enggak reasonable gitu, bikin aja, terbuka kok kita," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta seperti yang dikutip jurnalmetronews.com dari cnnindonesia.com, Jumat (24/11).

Sandi pun menanggapi anggaran kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD DKI tahun 2018 sebesar Rp108 Milyar yang naik dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 28,7 miliar. Menurutnya, kenaikan itu mengacu dari PP Nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD. Dalam aturan itu, terdapat kenaikan tunjangan anggota dan pimpinan dewan.

"Jadi, kita cuma mengikuti aja. Enggak Anies-Sandi nambahin gitu, emang gila aja kita nambahin. Saya orangnya hemat banget. Dan mereka punya hak sesuai dengan PP," lanjutnya.

Menegaskan dirinya yang hemat soal keuangan, Sandi sempat menyebut triknya saat sukses menjadi pengusaha. Sebelum menjabat sebagai orang nomor dua di Jakarta, Sandi pernah menjabat sebagai pimpinan di beberapa perusahaan. Antara lain PT Saratoga Investama Sedaya Tbk dan PT Adaro Energy Tbk. "Kenapa saya bisa membangun usaha dulu? Karena saya pastikan pengeluaran kita diminimalisir, pendapatan ditingkatkan," kata Sandi.

Mantan Ketua Umum Himpunan pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu juga mengaku selalu menggunakan dana secara fungsional dan tidak berlebihan. Dengan demikian, lanjutnya, siasat itulah yang Sandi ingin terapkan selama lima tahun ke depan dalam memimpin Jakarta bersama Gubernur Anies Baswedan.

Ia juga menceritakan bahwa saat awal masa kampanye Pilkada 2017, dirinya menggunakan sebuah mobil asal Jepang yang irit bahan bakar. Hal tersebut sebagai wujud Sandi yang tidak pernah boros.

"Bisa dilihat kemarin waktu kampanye, awal-awal saya pakai Datsun, keliling Jakarta pakai Datsun, benar kan? Karena paling hemat biayanya. Terus begitu udah naik elektabilitas dikit, bisa naik pake Nissan Livina," kata Sandi.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono menyatakan, hingga saat ini Kemendagri masih menunggu proses pembahasan APBD DKI Jakarta di tingkat DPRD. Jika proses tersebut selesai, Kemendagri akan melakukan evalusi terhadap sejumlah mata anggaran yang ada di dalam APBD. "Kalau sudah dievaluasi oleh Mendagri kemungkinan bisa dicoret kalau tidak masuk akal," ujar Sumarsono di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/11). 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY