Disiram Debu Batu dari Helikopter

Bentrok dengan Sekuriti PT AA, 11 Warga Desa Kesuma Terluka

Dibaca: 184 kali  Minggu,26 November 2017 | 22:15:14 WIB
Bentrok dengan Sekuriti PT AA, 11 Warga Desa Kesuma Terluka
Ket Foto : Salah seorang warga menunjukkan tangannya yang terluka.

PELALAWAN, jurnalmetronews.com - Bentrok antara masyarakat Desa Kesuma pecah dengan PT Arara Abadi, Kamis (23/11/2017) sekira Pukul 11.30 WIB.

Salah seorang tokoh masyarakat Sumandi Sibarani, mengatakan bentrok berawal dari penanaman Akasia oleh pihak Arara Abadi di areal konflik. "Masyarakat ingin melarang penanaman sebelum ada penyelesaian," kata Sumandi. 

Namun, masyarakat dihadang ratusan sekuriti PT Arara Abadi milik PT Delta yang dilengkapi dengan pentungan, besi, kayu, parang dan benda tajam lainnya.

Ketika masyarakat memaksa masuk ke areal konflik helikopter yang ada tulisan Sinarmas tiba-tiba berkeliling di atas kepala masyarakat dengan menghamburkan batu debu.

"Ketika masyarakat dengan keadaan menunduk dari serangan helikopter tiba-tiba ratusan sekuriti memukul sambil mengusir masyarakat dengan senjata yang lengkap di atas," kata Sumandi kepada jurnalmetronews.com, Minggu (26/11/2017).  

Akhirnya, banyak masyarakat yang jadi korban pemukulan kepala bocor, badan luka dan juga sepeda motor banyak yang dirusak oleh sekuriti.

Ironisnya, salah satu tokoh masyarakat Sumandi Siburian yang berusaha menyuruh masyarakat mundur disandera dan dibantai seperti binatang oleh ratusan sekuriti, karena dianggap sebagai provokator masyarakat. "Ada sebelas orang yang terluka dari masyarakat," ucap Sumandi. ***

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY