Diduga Akibat Pembukaan Kanal, Jalan Menuju ke Ombak Bono Sulit Ditempuh

Dibaca: 100 kali  Senin,27 November 2017 | 15:51:58 WIB
Diduga Akibat Pembukaan Kanal, Jalan Menuju ke Ombak Bono Sulit Ditempuh
Ket Foto : Jalan yang menghubungkan antara Teluk Meranti dengan destinasi wisata Ombak Bono sulit ditempuh. (Foto :ist)

TELUK MERANTI, jurnalmetronews.com - Lurah Teluk Meranti, Mursyidin geram karena Jalan satu-satunya yang menghubungkan antara Teluk Meranti dengan destinasi wisata Ombak Bono kini semakin sulit ditempuh.

Genangan air akibat dibukanya kanal milik PT Arara Abadi diduga menjadi penyebabnya, sehingga 40 titik jalanan antara Teluk Meranti dengan Pulau Muda ditempuh dengan cara yang tidak biasa. "Jadi karena memang curah hujan disini tinggi, mau tidak mau kanal itu dibuka. Akibatnya jalan kami ini tenggelam sebagian," kata Mursyidin.

Akibat dari genangan luapan kanal tersebut, jalan yang berada persisi di sebelah kanal korporasi mau tidak mau langsung digenangi oleh air, bahkan jumlahnya mencapai puluhan titik.

"Kalau dihitung-hitung, sampai empat puluh titik jalan itu yang tergenang. Jalanan itu menghubungkan antara dari Teluk Meranti menjelang ke Pulau Muda," tandasnya.

Air luapan dari kanal tersebut ada yang mencapai setengah lutut bahkan ada yang hampir mencapai selutut orang dewasa, sehingga sangat menganggu dan menghambat perjalanan warga. 

Sementara itu, sudah banyak upaya dari masyarakat untuk mengantisipasi kejadian ini. Beberapa diantaranya ada yang menimbun sendiri menggunakan tanah timbun.

Sementara perusahaan menilai genangan tersebut diakibatkan oleh tingginya debit air hujan yang melanda Teluk Meranti dalam beberapa akhir ini. 

"Ini kami baru saja bertemu. Alasannya karena hujan tinggi. Nah, kalau memang karena hujan tinggi, kenapa kebun masyarakat di sini tak tergenang air. Yang tergenang itu cuma yang dilewati kanal perusahaan,"tambahnya.

Tak ada jalan lain, mereka meminta kepada PT Arara Abadi agar cepat tanggap peduli memperbaik genangan jalan satu-satunya penghubung menuju destinasi wisata Ombak Bono. 

"Kalau kami mana bisa sendiri. Ini maunya kanal-kanal di sini dikeruk. Kalau sudah lancar, ini tidak masalah. Terus sungai Merawang ini juga dikeruk. Kemudian jalan ini ditinggikan,"tutupnya. (rls/sya)

 

 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY