Lakukan Penipuan, Seorang Pria Diciduk Saat Berada di Hotel Holie

Rabu,29 November 2017 | 16:04:31 WIB
Lakukan Penipuan, Seorang Pria Diciduk Saat Berada di Hotel Holie
Ket Foto : Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto (tengah), Kapolsek Senapelan Kompol Angga Herlambang (kiri) dan Kasubbag Humas Iptu Polius Hendriawan (kanan), ekspos pengungkapan kasus penipuan di Polsek Limapuluh.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Unit Reskrim Polsek Limapuluh mengamankan seorang pria berinisial AB alias Surianto (41) warga Jalan Sidodadi, Kecamatan Marpoyan Damai, yang diduga telah melakukan tindak pidana penipuan.

Surianto diamankan oleh petugas saat berada di Hotel Holie, Jalan Hangtuah, Kecamatan Tenayan Raya pada Senin (27/11/2017) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto didampingi Kapolsek Limapuluh, Kompol Angga Herlambang mengatakan penangkapan terhadap pelaku bermula ketika pihaknya mendapatkan laporan dari Sofia Indra (42) warga Jalan Mahoni III, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan pada Rabu (15/11).

Dalam laporannya, korban yang merupakan seorang IRT ini telah mengenal pelaku selama tiga bulan melalui media sosial Badoo.

"Korban mengenal pelaku melalui media sosial selama kurang lebih tiga bulan. Saat korban berada di perjalanan dari Pangkalan Kerinci menuju Pekanbaru hendak ke Asuransi Bumiputera, pelaku menawarkan untuk mengantarkan korban ke kantor tersebut," ujar Kapolres pada Rabu (29/11) siang.

Karena saling mengenal, mereka pun sepakat untuk bertemu di Jalan Imam Munandar. Setelah bertemu, pelaku kemudian membonceng korban dengan sepeda motor Yamaha New Max miliknya.

"Pelaku sempat mengajak korban makan dan menyuruh korban untuk meletakkan tasnya di dalam jok. Setelah itu pelaku berhenti di Indomaret Jalan Hangtuah dan memberi korban uang Rp 50 ribu untuk membeli makanan," katanya.

Saat korban pergi ke dalam Indomaret untuk membeli makanan itulah pelaku melarikan diri meninggalkan korban di tempat tersebut.

Adapun isi tas korban yang dilarikan oleh pelaku adalah uang tunai Rp 200 ribu, uang Ringgit Malaysia apabila di rupiahkan sekitar Rp 1.000.000, uang Thailand apabila di rupiahkan sekitar Rp. 1.000.000, android Samsung J7 Gold, android Samsung S8 Gold dan surat surat penting. Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 8,3 juta.

Peristiwa ini sempat viral di media sosial setelah ada seseorang yang mempostingnya di Instagram. Polisi yang mendapatkan laporan dari korban langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan pelaku.

"Setelah menangkap pelaku, kita melakukan pengembangan ke rumahnya untuk mencari barang bukti," lanjutnya.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi berupa satu unit sepeda motor N Max, satu unit android Samsung S7 Flat warna Gold, satu unit android Xiomi Note 3 warna Gold, satu unit HP Samsung lipat warna putih, Akte Kelahiran, KTP, dua lembar uang 50 Ringgit Malaysia, dua lembar uang 5 Ringgit Malaysia, selembar uang 10 Ringgit Malaysia, empat lembar uang 1 Ringgit Malaysia dan selembar kwitansi pembayaran titipan premi pertama asuransi Bumiputera.

"Untuk saat ini kita masih melakukan penyidikan terhadap tersangka guna pengembangan lebih lanjut," tukasnya.(sya)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY