Aspidsus Kejati: Beberapa Tersangka Ajukan Permohonan Justice Collaborator

Rabu,29 November 2017 | 16:41:52 WIB
Aspidsus Kejati: Beberapa Tersangka Ajukan Permohonan Justice Collaborator
Ket Foto : Aspidsus Kejati Riau, Sugeng Riyanta.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Asisten Pidana Khusus Kejati Riau, Sugeng Riyanta mengatakan bahwa pihaknya telah menerima pengajuan permohonan dari beberapa orang tersangka kasus Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk menjadi Justice Collaborator.

"Kami sudah mendapatkan beberapa permohonan untuk mejadi Justice Collaborator dari para tersangka. Beberapa tersangka sudah mengajukan diri tapi saya tidak dapat menyebutkan siapa-siapa saja itu," ujar Sugeng saat dijumpai di Ruang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau, pada Rabu (29/11/2017) siang.

Sugeng menjelaskan, justice collaborator itu merupakan permohonan dari tersangka yang ingin membantu penyidik untuk mengungkap dugaan kasus korupsi pada pembangunan RTH Tunjuk Ajar yang berada di Jalan Ahmad Yani, dengan cara memberikan keterangan sebagai seorang saksi.

Tentunya seseorang yang mengajukan justice collaborator ini bukanlah merupakan tersangka utama atau intelektual dader pada kasus korupsi tersebut.

"Permohonan ini harus dikaji, kami tidak akan terburu-buru untuk memberikan keputusan karena harus bentuk tertulis. Kami akan pantau dan minta bukti bahwa yang bersangkutan menjadi justice collaborator," sebutnya.

Setelah para tersangka dinyatakan memenuhi syarat sebagai justice collaborator, maka nantinya mereka akan menerima beberapa keuntungan.

"Kalau yang bersangkutan bisa bekerja sama dengan penyidik dan ini penting karena tersangka yang diberikan justice Collaborator harus diberikan keuntungan.
Misalnya bisa dituntut lebih rendah, atau diputus lebih rendah karena hakim sependapat," tutur Sugeng.

Dalam kasus ini, penyidik tindak pidana khusus Kejati Riau telah menahan tiga orang tersangka berinisial RM, DAS (Dwi Agus Sumarno) dan YJB. Ketiganya diduga sebagai intelektual dader pada dugaan korupsi ini.

Ketiganya menjadi prioritas bagi penyidik agar berkas perkaranya segera rampung dan dilimpahkan ke pengadilan.

Sementara itu Kejati Riau telah menetapkan 18 orang sebagai tersangka. Yang mana sebanyak 13 orang dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan lima dari pihak swasta.(sya)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY