APBD Riau Tahun 2018 Disahkan sebesar Rp 10,09 T

Dibaca: 110 kali  Kamis,30 November 2017 | 21:16:15 WIB
APBD Riau Tahun 2018 Disahkan sebesar Rp 10,09 T
Ket Foto : Ketua DPRD Riau, Hj Septina Primawati Rusli menandatangani APBD Riau Tahun 2018.

PEKANBARU - Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau Tahun 2018 disahkan menjadi Peraturan Daerah APBD melalui rapat paripurna DPRD Riau sebesar Rp10,091 Triliun lebih.

 

Sidang paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo dengan dihadiri oleh 45 anggota DPRD Riau, Wakil Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim dan unsur Forkopimda, Rabu (30/11/2017) malam.

 

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau, Sugeng Pranoto dalam laporannya, menyampaikan dibandingkan dengan APBD Riau Tahun 2018 mengalami penurunan sebesar Rp306.537.596.971,30 atai 2,95 persen dari tahun sebelumnya (Tahun 2017, red) yang mana pada APBD Tahun 2017, setelah perubahan dianggarkan sebesar Rp10,379 triliun. 

 

Dari Rp10,91 triliun tersebut, terdapat rincian anggaran dari belanja tak langsung sebesar Rp5,773 triliun lebih dengan rincian, belanja pegawai Rp2,3 triliun lebih, belanja hibah Rp1,3 triliun lebih, belanja bantuan sosial Rp12 miliar lebih, belanja bagi hasil kepada kabupaten/kota Rp1,4 triliun lebih. 

 

Selanjutnya, belanja bantuan keuangan kabupaten/kota/desa Rp482 miliar lebih, belanja tak terduga sebesar Rp10 miliar lebih. 

 

Untuk belanja langsung, dianggarkan sebesar Rp4,3 triliun lebih dengan rincian belanja pegawai Rp3,6 miliar, belanja barang dan jasa sebesar Rp2,7 triliun dan belanja modal sebesar Rp1,5 triliun. "Dilihat dari belanja modal, memang tak ada ketentuan yang mengatur berapa persentase belanja modal dalam APBD. Namun belanja modal investasi pemerintah daerah semakin tinggi. Hal ini meningkatkan produktivitas daerah," ujar Sugeng Pranoto. 

 

Disampaikannya, terdapat juga pendapatan daerah sebesar Rp9,001 triliun, pendapatan asli daerah sebesar Rp3,9 triliun lebih yang terdiri dari, pajak daerah sebesar Rp3,2 triliun, retribusi daerah sebesar Rp15,7 miliar lebih, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp218 miliar lebih, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp526 miliar lebih.

 

Untuk dana perimbangan sebesar Rp5,02 triliun lebih, dengan rincian, bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak sebesar Rp2,099 triliun lebih, dana alokasi umum sebesar Rp1,4 triliun lebih, dana alokasi khusus Rp1,4 triliun lebih, lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp10,475 miliar dengan rincian pendapatan hibah sebesar Rp2,9 miliar lebih, dana penyesuaian dan otonomi khusus Rp7,5 miliar. 

 

Selain itu, Sugeng menyampaikan, saat pembahasan pagu anggaran, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau dan Bawaslu tak memenuhi undangan sebanyak dua kali dalam pembahasan pagu anggaran, sehingga pembahasan anggaran diserahkan Komisi A DPRD Riau ke Banggar. "Akhirnya tanggal 27 November 2017, KPU dan Bawaslu hadir pada rapat anggaran APBD Riau," ucapnya.

 

Dalam kesempatan itu, Sugeng menyampaikan beberapa rekomendasi Banggar terhadap Perda APBD Riau Tahun 2018, di antaranya Banggar meminta Pemerintah Provinsi Riau agar serius dan sungguh-sungguh menindaklanjuti catatan penting yang terdapat dalam pandangan umum fraksi-fraksi dan masukan yang disampaikan komisi-komisi. 

 

Mencermati semua rekomendasi untuk setiap permasalahan dan melaksanakan tindaklanjutnya, sehingga APBD Riau Tahun 2018 dapat terlaksana secara efektif dan efisien sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim saat menyampaikan pendapat akhir kepala daerah, sangat berbahagia dan berterima kasih kepada anggota DPRD Riau yang sudah mengesahkan APBD Riau Tahun 2018. "Kami (Pemprov Riau, red) sungguh sangat berbahagia rapat paripurna ini telah menerima rancangan pemerintah daerah Provinsi Riau," kata Wan Thamrin Hasyim. 

 

Setelah APBD Riau disahkan, maka Pemprov segera menyampaikannya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk dievaluasi. Selain itu, diingatkan kepada seluruh jajaran di Pemprov Riau agar dapat meningkatkan kinerjanya. "Saya sampaikan kepada seluruh jajaran eksekutif untuk meningkatkan kinerjanya, sehingga dapat melaksanakan seluruh program dan kegiatan. Dengan demikian, pemanfaatan anggaran berjalan optimal dan efisien," tutup Wagub. (adv/sya)

 

 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY