Empat Pelaku Terduga Teroris di Riau Diamankan Densus 88 Anti Teror

Senin,11 Desember 2017 | 17:26:32 WIB
Empat Pelaku Terduga Teroris di Riau Diamankan Densus 88 Anti Teror
Ket Foto : Ilustrasi.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri kembali mengamankan empat orang terduga  teroris pada Senin (11/12/2017).

Kapolda Riau Irjen Pol Nandang membenarkan mengenai tangkapan tersebut.

Dia mengatakan kalau salah seorang dari keempat pelaku merupakan pelaku pembakaran Polres Dharmasraya di Sumatera Barat beberapa waktu lalu.

"Empat tersangka yang kita dan Densus tangkap. Salah satunya, pelaku pembakaran Polres Damasraya, Sumatera Barat," ujar Kapolda yang didampingi Kabid Humas Polda, Kombes Guntur Aryo Tejo dan Direktur Reserse Khusus, Kombes Gidion Arif Setiawan pada Senin siang.

Lebih lanjut Nandang mengatakan kalau pelaku pertama yang ditangkap ialah AJ alias Raja.

"AJ alias Raja di daerah Rupat, Kabupaten Bengkalis, sekitar pukul 05.30 WIB," sebutnya.

Pasca peristiwa pembakaran Polres Dharmasraya tersebut, AJ langsung melarikan diri ke Pekanbaru.

"Dia berperan merencanakan pembentukan negara amaliyah dan juga terlibat teror di Polsek Payakumbuh, dan pembakaran di Polres Damasraya," sebutnya.

Kemudian tim menangkap DG, di daerah Payung Sekaki Pekanbaru pada pukul 05.15 WIB.

Lalu dua orang pelaku ditangkap di Kabupaten Kampar yakni RR di daerah Kuok pada pukul 08.40 WIB dan DRP di Kecamatan Tapung pada pukul 12.40 WIB.

Penangkapan para tersangka ini dilakukan oleh tim yang berbeda."Saat diamankan, para tersangka sedang berada di luar rumah. Bahkan, DRP ditangkap sepulang mengantar istrinya mengajar," tutur Jenderal Bintang Dua tersebut.

Berbeda dengan AJ, untuk tiga tersangka lainnya merupakan Jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Kabupeten Jambi.

"Mereka ikut latihan, rencanakan amaliyah di Brimob dan lainnya. Mereka diduga mengetahui pembelian senjata oleh kelompok yang sudah ditangkap terdahulu. Mereka juga berencana hijrah ke Marawi, Philipina," katanya

Untuk tersangka RR bersama Kurniawan dan Abu Hanifah pada 2006 lalu, pernah melakukan survei pembelian senjata. Ia juga pernah ikut latihan di Bukit Gema, Lipat Kain, Kabupaten Kampar pada bulan Januari lalu.

Keempat tersangka masih menjalani pemeriksaan awal. Mereka rencananya akan diterbangkan ke Jakarta guna pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk diketahui sebelumnya Densus 88 telah mengamankan lima orang terduga teroris pada Selasa (24/10/2017) lalu. Mereka diamankan secara terpisah.

Mulanya tim mengamankan W alias Abu Afif (42) dan BST alias Abu Ibrohim (31). Mereka ditangkap saat sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Kopkar Raya.

Kemudian petugas melakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku sekitar Jalan Giam XII, Perumahan Pandau Permai Kabupaten Kampar pukul 07.15 WIB.

"Abu Afif merupakan pimpinan para terduga teroris ini," sebut Guntur pada Selasa (24/10).

Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dengan mengamankan terduga teroris lainnya yakni Y alias Abu Zahid di Tangkerang Timur, Pekanbaru sekitar pukul 08.00 WIB.

Kemudian H alias Abu Buchori diciduk Perumahan Griya Anggrek Kabupaten Kampar pukul 10.00 WIB.

Yang terakhir ditangkap adalah NK alias Abu Aisha. Dia ditangkap di Jalan Kubang Raya Kilometer 5, gang rumahnya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau sekitar pukul 12.30 Wib.

Diduga kelima terduga teroris ini berencana untuk menyerang kantor polisi di Pekanbaru dalam waktu dekat.(sya)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY